Jakarta Barat, infoDKJ.com | Menjelang pertandingan bergengsi Persija Jakarta vs Persib Bandung, Karang Taruna Kelurahan Pekojan menggandeng The Jakmania untuk menggelar rapat persiapan pelaksanaan nonton bareng (nobar) yang akan berlangsung di halaman Kelurahan Pekojan, pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.
Rapat persiapan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, dengan fokus memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga, mengingat laga Persija vs Persib dikenal memiliki tensi tinggi serta berpotensi menimbulkan euforia berlebihan jika tidak dikelola dengan baik.
Katar dan Jakmania Pastikan Nobar Jadi Kegiatan Positif Warga
Ketua Karang Taruna Kelurahan Pekojan, Haikal, menegaskan bahwa nobar ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang kebersamaan warga yang harus dijaga kedewasaannya.
“Kami ingin nobar ini menjadi kegiatan yang positif dan menyatukan warga. Karena itu, kami siapkan semuanya dengan matang, mulai dari penataan lokasi hingga tata tertib peserta, supaya kegiatan berjalan lancar dan kondusif,” ujar Haikal.
Senada, Koordinator The Jakmania Pekojan, Ricky, mengajak seluruh peserta untuk menikmati pertandingan dengan sportivitas dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keributan.
“Nobar ini ajang silaturahmi dan hiburan warga. Kami mengajak semua yang hadir untuk tertib, menjaga sikap, dan tidak melakukan provokasi. Mari kita tunjukkan bahwa suporter bisa dewasa dan menjadi contoh,” kata Ricky.
Lurah Pekojan Dukung Kegiatan, Tekankan Ketertiban
Lurah Pekojan, Sulistiowati, memberikan dukungan terhadap kegiatan Karang Taruna yang dinilai mampu menghadirkan ruang positif bagi anak muda dan masyarakat, selama pelaksanaannya tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
“Saya mendukung kegiatan Karang Taruna yang melibatkan komunitas The Jakmania sebagai bentuk kebersamaan warga. Namun saya juga menekankan bahwa kegiatan harus berjalan tertib, menjaga keamanan, dan tidak mengganggu kenyamanan lingkungan. Nobar ini harus menjadi contoh kegiatan positif di wilayah Pekojan,” tegas Sulistiowati.
Bimas Pekojan Imbau Warga Jaga Sportivitas dan Hindari Provokasi
Dalam rapat tersebut, Bimas Kelurahan Pekojan, Aiptu Dede Sugiono, turut memberikan himbauan tegas agar kegiatan nobar tidak disalahgunakan menjadi ajang keributan, serta meminta peserta menghormati aturan yang sudah ditetapkan panitia.
“Kami mengimbau seluruh peserta nobar untuk menjaga ketertiban, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan provokasi. Nobar ini harus menjadi kegiatan yang aman dan nyaman. Jika ada potensi keributan, segera laporkan kepada panitia atau petugas yang berjaga,” ujar Aiptu Dede Sugiono.
Ia juga menekankan agar peserta tidak melakukan konvoi liar, serta tetap menjaga situasi lingkungan agar warga sekitar tidak terganggu.
Pengaturan Lokasi hingga Tata Tertib Peserta Dibahas
Dalam rapat, panitia membahas sejumlah teknis pelaksanaan, seperti:
- penataan tempat nobar di halaman kelurahan,
- pengaturan peserta dan area berkumpul,
- antisipasi kerumunan,
- serta imbauan agar peserta tidak membawa benda berbahaya dan menghindari tindakan provokatif.
Panitia memastikan kegiatan akan mengedepankan prinsip tertib, aman, dan nyaman, sehingga warga dapat menikmati pertandingan dengan suasana damai dan penuh sportivitas.
Kegiatan nobar ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga Pekojan, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik apabila dipersiapkan secara terkoordinasi dan disiplin. (Dan)



