Jakarta Barat, infoDKJ.com | Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tambora, Ustadz Mustofa, S.Pd. yang akrab disapa Gusmus, menghadiri kegiatan doa bersama yang digelar PAC Pagar Nusa Tambora dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Pagar Nusa ke-40.
Kegiatan harlah dilaksanakan secara sederhana, mengikuti instruksi Ketua Umum Pagar Nusa Gus Nabil. Panitia menegaskan bahwa tasyakuran kali ini tidak difokuskan pada seremoni, melainkan diarahkan untuk mendoakan saudara-saudara yang terdampak musibah, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatra, sebagai wujud empati dan solidaritas.
Gusmus: Kuat Jasmani Harus Seiring Kuat Iman
Dalam sambutannya, Gusmus menekankan pentingnya menjadikan latihan silat Pagar Nusa sebagai ruang pembinaan karakter dan akhlak, bukan sekadar penguatan fisik.
Ia berpesan agar anak-anak dan remaja yang berlatih Pagar Nusa tetap menyeimbangkan latihan jasad dengan penguatan ruhani melalui belajar agama, sehingga terbentuk pribadi yang kuat sekaligus rendah hati.
“Tubuh yang kuat harus diiringi iman yang kuat, agar menjadi generasi yang tidak sombong dan tidak angkuh,” pesannya.
Dorong Raker Pagar Nusa Tambora untuk Program Nyata 5 Tahun
Selain itu, Gusmus juga mendorong jajaran pengurus Pagar Nusa Kecamatan Tambora agar segera melaksanakan rapat kerja (raker) untuk merumuskan program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat dalam lima tahun ke depan.
Menurutnya, organisasi harus hadir melalui kegiatan yang jelas arahnya—terukur, bermanfaat, dan menyentuh kebutuhan warga.
Kegiatan doa bersama berlangsung khidmat sebagai ikhtiar spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial. Di akhir acara, disampaikan ucapan:
Selamat Hari Lahir Pagar Nusa ke-40.
(Mtf)


