BOGOR, infoDKJ.com | Kebun Raya Bogor kembali menghadirkan peristiwa alam yang sangat jarang terjadi. Salah satu spesies bunga bangkai Amorphophallus diperkirakan akan mekar sempurna pada Selasa hingga Rabu, 3–4 Februari 2026. Momen ini menjadi istimewa karena terakhir kali bunga tersebut mekar terjadi pada tahun 2014, atau sekitar 12 tahun lalu.
Saat ini, tanaman berada pada fase akhir menjelang masa mekar penuh. Para peneliti Kebun Raya Bogor terus memantau perkembangannya, mengingat periode berbunga Amorphophallus relatif singkat dan sangat bergantung pada kondisi lingkungan, termasuk suhu dan kelembapan.
Amorphophallus merupakan tanaman unik dari keluarga Araceae yang memiliki siklus hidup panjang. Selama bertahun-tahun, tanaman ini menyimpan energi di dalam umbi sebelum akhirnya menghasilkan bunga raksasa. Karena proses biologis inilah, mekarnya Amorphophallus menjadi fenomena yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga penting secara ilmiah.
Saat mekar, bunga akan mengeluarkan aroma khas yang berfungsi menarik serangga penyerbuk. Aroma ini merupakan bagian dari mekanisme reproduksi alami tanaman, sekaligus menjadi ciri khas yang membuat Amorphophallus dikenal luas oleh masyarakat.
Bagi pengunjung, peristiwa ini menjadi wisata edukasi yang langka. Masyarakat tidak hanya dapat menyaksikan keunikan flora Indonesia secara langsung, tetapi juga memperoleh pemahaman tentang proses alam, konservasi tanaman langka, dan peran kebun botani sebagai pusat riset dan edukasi.
“Kesempatan melihat Amorphophallus mekar sempurna sangat jarang. Dalam satu generasi, belum tentu semua orang bisa menyaksikannya secara langsung,” ujar salah satu peneliti Kebun Raya Bogor.
Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman spesies Amorphophallus di dunia. Oleh karena itu, peristiwa mekarnya bunga ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan kekayaan hayati nasional.
Pihak Kebun Raya Bogor mengajak masyarakat, baik warga Bogor maupun pengunjung dari berbagai daerah, untuk datang dan menyaksikan langsung momen langka ini dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga kelestarian tanaman.
Mekarnya Amorphophallus di Kebun Raya Bogor bukan sekadar tontonan, tetapi pengalaman belajar dari alam yang hanya terjadi sekali dalam lebih dari satu dekade. (Red)


