JAKARTA, infoDKJ.com | Relawan Antar Generasi (RANGER) memanfaatkan momentum Ramadan sebagai ruang konsolidasi strategis lintas generasi melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Bebek Kaleyo Kemanggisan, Minggu (16/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri pengurus dan anggota dari berbagai latar belakang tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga berkembang menjadi forum refleksi arah kepemimpinan nasional di tengah dinamika politik menuju 2029.
Ketua Umum RANGER, H. Iswadi, SE, MM., dalam pernyataannya secara tegas menyampaikan pandangan sekaligus dorongan agar Pramono Anung maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden 2029 mendatang.
“Ini bukan sekadar wacana, tetapi penilaian berbasis rekam jejak. Pramono Anung adalah figur yang bekerja dalam senyap namun berdampak besar. Pengalaman beliau di legislatif dan eksekutif menjadikannya salah satu sosok paling siap untuk memimpin Indonesia,” ujar Iswadi.
Menurutnya, Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin dengan kombinasi kuat antara pengalaman, stabilitas, serta kemampuan mengelola kompleksitas pemerintahan. Dalam konteks tersebut, Pramono dinilai memiliki keunggulan dalam komunikasi politik, menjaga kesinambungan kebijakan, serta merawat stabilitas nasional.
“Beliau bukan hanya memahami sistem, tetapi juga mampu menggerakkan sistem. Kepemimpinan seperti ini yang dibutuhkan—bukan sekadar figur populer, melainkan figur yang teruji dalam kerja nyata,” lanjutnya.
Tak hanya sebatas pernyataan dukungan, RANGER juga secara resmi menyampaikan deklarasi sikap organisasi terkait arah dukungan politik menuju 2029.
Pernyataan sikap Relawan Antar Generasi (RANGER):
- Meminta kesediaan Pramono Anung untuk mencalonkan diri sebagai Calon Presiden pada Pemilihan Presiden 2029.
- RANGER akan melakukan konsolidasi jaringan lokal dan nasional untuk mengawal pemenangan Pramono Anung.
- RANGER akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh totalitas demi memastikan Pramono Anung menjadi Presiden terpilih pada Pilpres 2029.
Iswadi menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen nyata yang akan ditindaklanjuti melalui kerja-kerja organisasi di berbagai wilayah.
“Ini adalah komitmen moral dan politik kami sebagai relawan lintas generasi. Kami siap bergerak, mengonsolidasikan kekuatan, dan bekerja secara total untuk memenangkan Pramono Anung pada 2029,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iswadi mengungkapkan bahwa RANGER bukanlah organisasi baru. Sejak berdiri pada 2020, RANGER telah aktif bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, dengan jaringan keanggotaan yang terus berkembang di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Cirebon, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, rekam jejak sosial tersebut menjadi fondasi kuat bagi RANGER dalam membangun gerakan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan kemasyarakatan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap arah kepemimpinan nasional.
Momentum buka puasa bersama ini pun menjadi simbol bahwa ruang-ruang sosial kemasyarakatan mulai berkembang menjadi titik awal pembicaraan serius terkait arah kepemimpinan nasional ke depan.
Dengan menguatnya sinyal dukungan dari komunitas relawan seperti RANGER, nama Pramono Anung diperkirakan akan semakin diperhitungkan dalam peta politik nasional menuju 2029, khususnya sebagai representasi figur berpengalaman yang dinilai mampu menjawab tantangan zaman.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antaranggota, sekaligus menegaskan bahwa konsolidasi gagasan dan dukungan politik mulai tumbuh dari tingkat akar rumput. (Agam/Dan)


