JAKARTA, infoDKJ.com — Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Masjid di Masjid At-Taubah Tambora resmi ditutup setelah berlangsung selama empat pekan penuh di kawasan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Program pembinaan keagamaan yang digelar di Jalan Terate Raya No.61 A 5, RT 05 RW 03, Kelurahan Jembatan Lima tersebut diikuti oleh 19 peserta yang terdiri dari anak-anak di lingkungan sekitar masjid.
Selama pelaksanaan pesantren kilat, para peserta mendapatkan berbagai materi dasar keislaman mulai dari pembelajaran membaca Al-Qur’an, pemahaman ibadah, akhlak, hingga penguatan nilai-nilai keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Seluruh rangkaian kegiatan dibimbing langsung oleh guru pembimbing, Ustad M. Nasir, yang secara intensif mendampingi para peserta selama program berlangsung.
Menurut Ustad Nasir, pesantren kilat ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan karakter dan akhlak yang baik kepada generasi muda sejak dini.
“Pesantren kilat ini menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak agar lebih dekat dengan Al-Qur’an dan memahami nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, setelah kegiatan ini selesai mereka tetap menjaga kebiasaan baik yang telah dipelajari selama empat pekan terakhir,” ujar Ustad Nasir saat penutupan kegiatan.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh semangat.
Menurutnya, dukungan masyarakat dan para donatur menjadi faktor penting sehingga kegiatan pembinaan tersebut dapat berjalan dengan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi pembinaan generasi muda di lingkungan masjid,” katanya.
Kegiatan pesantren kilat yang digagas Ikatan Pemuda Masjid ini menjadi salah satu upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Dengan berakhirnya program tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta terus aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Masjid At-Taubah Tambora.
Laporan: Hasim


