![]() |
| Lurah Pekojan monitor pada hari Minggu dini hari |
JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Lurah Pekojan Sulistiowati turun langsung melakukan monitoring wilayah di 12 RW di Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu hingga Minggu dini hari (7–8 Maret 2026).
Kegiatan pemantauan dimulai sekitar pukul 01.00 WIB, dengan menyusuri sejumlah titik wilayah guna memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif, khususnya pada waktu dini hari yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Dalam kegiatan tersebut, Lurah Pekojan didampingi Kasi Pemerintahan Solihin, Sekretaris Kelurahan Chairul Anwar, serta unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Satlinmas, PPSU, FKDM, dan Karang Taruna.
Meski cuaca hujan mengguyur wilayah Jakarta Barat pada dini hari, Lurah Pekojan bersama jajaran dan stakeholder tetap menunjukkan semangat dan komitmen tinggi dalam memonitor wilayah. Mereka tetap berkeliling menyambangi sejumlah titik RW untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.
![]() |
| Lurah Pekojan monitor pada hari Sabtu dini hari |
Rombongan melakukan patroli keliling ke sejumlah wilayah RW untuk memantau aktivitas masyarakat serta memastikan kesiapsiagaan petugas dan unsur masyarakat yang turut menjaga keamanan lingkungan selama Ramadan.
Selain melakukan monitoring wilayah, Lurah Pekojan bersama jajaran juga menyempatkan diri mengunjungi Posko Pantau Ramadan Bandengan, tempat aparat keamanan dari Polsek Tambora berjaga. Dalam kesempatan tersebut, Lurah Pekojan sempat berdialog dengan petugas yang sedang bertugas guna memastikan situasi wilayah tetap terkendali.
Lurah Pekojan Sulistiowati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kelurahan dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh wilayah di Kelurahan Pekojan tetap dalam kondisi aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadan. Kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan kepada seluruh unsur yang bertugas menjaga keamanan lingkungan,” ujar Sulistiowati.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara aparatur pemerintah, aparat keamanan, serta unsur masyarakat yang terus aktif menjaga wilayah.
Menurutnya, kolaborasi antara Tiga Pilar dan potensi masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan stabilitas keamanan di lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan semua unsur, mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, FKDM, hingga Karang Taruna dan warga yang ikut berpartisipasi dalam menjaga wilayah. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sulistiowati juga berpesan kepada seluruh petugas dan relawan yang bertugas melakukan pemantauan wilayah selama Ramadan agar tetap menjaga kondisi kesehatan.
“Bagi rekan-rekan yang bertugas piket maupun melakukan patroli wilayah selama Ramadan, saya berpesan agar tetap menjaga kesehatan dan stamina. Walaupun cuaca kadang tidak bersahabat seperti hujan malam ini, semangat menjaga wilayah harus tetap diimbangi dengan menjaga kondisi fisik agar tetap prima,” pesannya.
Kegiatan monitoring wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan bersama serta memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Kelurahan Pekojan selama bulan suci Ramadan.
Laporan: Haikal



