JAKARTA, infoDKJ.com | Pengurus RW 05 bersama Karang Taruna Unit RW 05 Kelurahan Kota Bambu Utara (KBU) kembali menggelar kegiatan rutin tahunan santunan anak yatim-piatu dan buka puasa bersama pada Senin (16/3/2026) di Coffe Avishta 46, Jalan Kota Bambu Utara V, Jakarta Barat.
Kegiatan tahun ini menghadirkan tamu istimewa, Bapak Ahmad Lukman Jupiter, SE.MM., anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi NasDem, yang hadir didampingi Wakil Lurah Kelurahan KBU Wahyu Bima Arif dan Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kota Bambu Utara Rizky Maulana.
Acara diikuti oleh pengurus RW dan RT, LMK, FKDM, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim-piatu setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari tokoh pemerintahan dan pengurus RW, dilanjutkan santunan simbolik kepada anak-anak, dan diakhiri dengan buka puasa bersama serta silaturahmi.
Dalam sambutannya, Ahmad Lukman Jupiter menekankan pentingnya peran pendidikan bagi anak-anak yatim dan piatu. Ia juga menyoroti masalah lingkungan, khususnya sampah organik dan anorganik yang terus meningkat di wilayah DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah langkah awal untuk mencegah masalah sampah sekaligus menciptakan lingkungan sehat bagi anak-anak.
Sementara itu, Wakil Lurah KBU, Wahyu Bima Arif, memberi motivasi kepada anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dan tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan demi meraih cita-cita.
Ketua RW 05, Eko Nuroto, menegaskan bahwa kegiatan santunan rutin setiap bulan Ramadhan merupakan bentuk nyata kepedulian pengurus RW terhadap anak-anak yatim dan piatu di wilayahnya. “Ini wujud nyata kepedulian pengurus RW 05 terhadap anak-anak yatim-piatu yang berada di lingkungan kami. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.
Acara ini tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga sarana edukasi sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Anak-anak yatim menerima santunan dalam bentuk bingkisan dan dukungan moral, sementara masyarakat diajak untuk aktif menjaga kebersihan serta mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu.
Dengan kolaborasi antara pengurus RW, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan anggota DPRD, kegiatan ini menjadi contoh sinergi nyata dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan di tingkat komunitas.
Penulis: Ali Akbar


