Jakarta Barat, infoDKJ.com | Kebakaran melanda sebuah bangunan konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal 13, RT 11 RW 09, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (13/3/2026) dini hari. Insiden ini menghanguskan area sekitar 1.000 meter persegi dan memaksa petugas mengerahkan 31 unit mobil pemadam kebakaran dengan 150 personel ke lokasi.
Berdasarkan laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 08.31 WIB. Satu menit kemudian unit langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada 08.39 WIB.
Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada 08.40 WIB, dan api berhasil dilokalisir pada 08.41 WIB sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan mulai 08.42 WIB. Status kebakaran kemudian ditetapkan kuning, menandakan api berhasil dikendalikan.
Kebakaran tersebut melibatkan bangunan konveksi empat lantai dengan perkiraan luas area terdampak sekitar 40 x 25 meter atau kurang lebih 1.000 meter persegi. Lokasi berada di kawasan padat penduduk yang dihuni sedikitnya 58 kepala keluarga (KK) dengan total 213 jiwa, terdiri dari 32 KK (134 jiwa) di RT 10 RW 09 serta 26 KK (79 jiwa) di RT 11 RW 09.
Api Diduga Berawal dari Mesin Konveksi
Berdasarkan kronologi awal, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu warga yang sedang bermain karambol melihat sejumlah karyawan konveksi berlarian keluar gedung sambil meminta pertolongan.
Para pekerja sempat berupaya memadamkan api yang diduga berasal dari mesin konveksi di lantai satu. Namun kobaran api dengan cepat membesar dan merambat hingga lantai tiga melalui jalur distribusi kain antar lantai.
5 Petugas Damkar Terluka
Dalam proses pemadaman, lima personel pemadam kebakaran dilaporkan mengalami luka-luka. Sebagian besar akibat tertimpa runtuhan bangunan saat bertugas.
Kelima petugas yang mengalami luka antara lain:
- Kusnadi (Pos Krendang) – terdampak runtuhan
- Rido Basari (Pos Krendang) – terdampak runtuhan
- Sofian Andri (Pos Angke) – terdampak runtuhan
- Adistio (Pos Angke)
- Suryadi – terjatuh dari tangga kontrakan
Meski demikian, para petugas tetap berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merambat lebih luas ke permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan di area kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dan bangunan usaha yang menggunakan mesin produksi dengan intensitas tinggi. (Dan)


