JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kebon Jeruk resmi dilantik dalam rangkaian acara Pelantikan dan Musyawarah Kerja (Musker) yang digelar di Hotel Mega Anggrek, Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga sore hari ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang (PC) NU Jakarta Barat, tokoh agama, unsur pemerintah, hingga badan otonom (banom) NU.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PC NU Jakarta Barat beserta jajaran, Ketua Lazisnu Jakarta Barat, Sekretaris Camat Kebon Jeruk Iswandi, Ketua MUI Kebon Jeruk, serta banom NU seperti IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat, Muslimat, dan Banser, serta tokoh masyarakat.
Pelantikan: Amanah Besar untuk Pengabdian
Prosesi pelantikan diawali dengan kirab bendera Merah Putih dan Pataka NU, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon yang diiringi paduan suara Muslimat NU Kebon Jeruk. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Nurshobah dan prosesi pelantikan pengurus MWC NU Kebon Jeruk periode 2026–2031 oleh PC NU Jakarta Barat.
Dalam sambutannya, Mustasyar MWC NU Kebon Jeruk, H. Ruslan, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk mengabdi.
“Jabatan ini bukan sekadar posisi, tetapi tanggung jawab untuk melayani umat dengan akhlak mulia serta menjalankan organisasi sesuai AD/ART,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga prinsip Islam moderat (Ahlussunnah wal Jamaah), merawat tradisi keagamaan, serta memperkuat keutuhan NKRI melalui dakwah yang santun dan toleran.
MWC NU Didorong Jadi Solusi Umat
Ketua Tanfidziyah MWC NU Kebon Jeruk, H. Muhammad Amru Zuhri, menegaskan komitmennya untuk menjadikan NU sebagai wadah yang solutif bagi masyarakat.
“Ke depan, kami ingin memperluas peran NU bukan sekadar sebagai identitas organisasi, tetapi menjadi rumah besar yang mampu menjawab berbagai persoalan umat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PC NU Jakarta Barat, KH. Agus Salim, mengingatkan pentingnya peran aktif warga NU.
“Jadilah warga NU yang kontributif. Jangan hanya mengkritik tanpa memberikan solusi,” ujarnya.
Penguatan Ukhuwah dan Pelayanan Sosial
Sekretaris Camat Kebon Jeruk, Iswandi, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen NU untuk terus memperkuat ukhuwah, baik ukhuwah diniyyah maupun ukhuwah wathaniyah.
“NU harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan ekonomi,” katanya.
Pesan senada disampaikan Rois Syuriah PC NU Jakarta Barat, KH. Ahmad Mahrus Iskandar, yang menekankan pentingnya pengelolaan organisasi yang solid.
“Kebenaran yang tidak terorganisir dengan baik akan kalah oleh kebatilan yang terorganisir dengan baik,” ujarnya.
Musker: Susun Arah Gerak Organisasi
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja (Musker) yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.
Musker dibagi dalam tiga komisi, yaitu:
- Komisi I (Keorganisasian) dipimpin Ustaz Dr. Ridholloh Ismat
- Komisi II (Keagamaan) dipimpin Ustaz Dr. Kayis
- Komisi III (Sosial Kemasyarakatan) dipimpin Ustaz Dr. Taufik
Forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan program kerja MWC NU Kebon Jeruk ke depan.
Penutup: NU sebagai Kekuatan Sosial
Rangkaian acara ditutup dengan tausiyah oleh KH. Marsudi Syuhud, MA, yang menekankan pentingnya konsistensi, semangat memberi, serta kemampuan mengelola konflik secara bijak dalam organisasi.
“Organisasi harus menjadi tempat memberi manfaat, baik secara moral maupun material, agar meninggalkan jejak kebaikan bagi generasi berikutnya,” pesannya.
Acara kemudian ditutup dengan doa, ramah tamah, serta sesi foto bersama. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat hingga selesai pada pukul 17.00 WIB.
Pelantikan dan Musker ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran MWC NU Kebon Jeruk sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Yansen)




