Jakarta Barat, infoDKJ.com | Respons cepat jajaran kepolisian kembali membuahkan hasil. Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil menemukan sepeda motor milik korban begal hanya beberapa jam setelah laporan diterima, sementara pelaku kini masih dalam pengejaran.
Penanganan kasus ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Sudrajat Djumantara, S.T.K., S.I.K., bersama Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo, S.E., yang bergerak cepat menuju lokasi kejadian usai menerima laporan korban.
Peristiwa pembegalan terjadi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Banjir Kanal, Jalan Kepanduan I, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban, Dedi, saat itu tengah melintas menggunakan sepeda motor Honda Vario hitam bernopol B 4857 BCV, sebelum dihentikan oleh dua pelaku tak dikenal.
Dalam aksi tersebut, pelaku tidak hanya berupaya merampas kendaraan, tetapi juga mengambil barang berharga milik korban berupa telepon genggam dan dompet berisi uang tunai serta dokumen penting. Saat korban melakukan perlawanan, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melukai wajah korban.
Meski mengalami luka, korban berhasil melarikan diri sambil membawa kunci kendaraan. Keesokan harinya, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 09.20 WIB, korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Reskrim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran di sekitar lokasi. Hasilnya, sepeda motor korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi tergeletak dan masih terkunci stang.
Temuan tersebut mempertegas pola aksi pelaku yang diduga gagal membawa kabur kendaraan setelah korban melakukan perlawanan.
Saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Sejumlah langkah pengembangan kasus tengah dilakukan, termasuk pengumpulan keterangan saksi dan penelusuran jejak pelaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur sepi, serta segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui tindak kriminal.
Kecepatan penanganan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga rasa aman masyarakat serta menunjukkan komitmen dalam merespons setiap laporan secara cepat dan terukur. (Dan)


