JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Pemerintah Kelurahan Kelapa Dua bersama jajaran lintas instansi terus memperkuat penataan pengangkutan sampah di kawasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Jalan Inspeksi RW 06, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, pada Kamis (30/4/2026).
Kegiatan monitoring yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada pemeriksaan armada gerobak motor (germor) serta proses pengangkutan sampah ke armada truk milik Dinas Lingkungan Hidup (LH).
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kelapa Dua beserta jajaran, Kasi Ekbang dan staf Kelurahan Kelapa Dua, Kasatpel LH Kebon Jeruk bersama anggota, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PPSU Kelapa Dua, serta unsur FKDM Kelapa Dua.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Lurah Kelapa Dua secara langsung memonitor jalannya kegiatan dengan fokus memastikan proses pengangkutan sampah ke armada truk berjalan optimal. Pada hari ini, pihak pengelola juga tidak menerima germor yang masuk untuk membuang sampah ke lokasi TPSS, mengingat kebijakan tersebut telah disosialisasikan sebelumnya kepada para petugas dan pihak terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelapa Dua memberikan arahan kepada para petugas bongkar muat agar bekerja sesuai tugas dan aturan yang berlaku guna menjaga ketertiban serta kelancaran operasional di lokasi.
Sementara itu, petugas PPSU Kelapa Dua melakukan pendataan secara intensif terhadap armada truk sampah kosong milik Dinas LH yang masuk ke area TPSS. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses distribusi dan pengangkutan berjalan tertib dan terukur.
Kasatpel LH Kebon Jeruk juga melakukan monitoring langsung di lapangan guna memastikan kesiapan armada pengangkut sampah sehingga proses pengosongan TPSS dapat berjalan sesuai target.
Dalam kegiatan tersebut, disepakati target pengangkutan sampah hari ini mencapai 35 unit truk. Untuk mendukung proses pemindahan sampah ke armada truk, disiagakan empat unit alat berat (sopel).
Hingga laporan ini disampaikan, tercatat sebanyak 23 unit truk sampah kosong telah masuk ke lokasi TPSS, dan 20 unit truk telah keluar dalam kondisi penuh.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring dan pengangkutan sampah berlangsung aman, lancar, dan kondusif dengan pengawasan gabungan dari unsur pemerintah, aparat keamanan, dan petugas lapangan. (Yansen)


