JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Ngobrol Bareng untuk Sejahtera” di Kantor Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin malam (11/05/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari penyusunan Rencana Aksi Tahunan (RAT) Bidang Penanggulangan Kemiskinan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 dengan melibatkan masyarakat secara langsung guna menjaring aspirasi, masukan, serta evaluasi program penanggulangan kemiskinan yang telah berjalan.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan sosial yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari ketenagakerjaan, anak tidak sekolah, kondisi hunian tidak layak, hingga persoalan kebencanaan seperti banjir dan kebakaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pekojan Sulistiawaty, Kasi Kesra Kelurahan Pekojan Melly, perwakilan Bappeda Provinsi DKI Jakarta Agnes, Kepala Subanppeko Jakarta Barat, Sekretariat TKPK Provinsi DKI Jakarta, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat program sosial.
FGD juga menghadirkan fasilitator berpengalaman, yakni Dr. Ida Ruwaida, M.Si., Sosiolog Universitas Indonesia, dan Gugun Muhammad dari Urban Poor Consortium yang memandu jalannya diskusi secara partisipatif dan terbuka.
Dalam sambutannya, Lurah Pekojan Sulistiawaty menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.
“Forum ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi. Aspirasi warga sangat dibutuhkan agar program pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Sulistiawaty.
Sementara itu, fasilitator Dr. Ida Ruwaida menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan kebijakan publik, khususnya terkait pengentasan kemiskinan.
“Pemerintah perlu mendengar langsung pengalaman dan kebutuhan masyarakat agar solusi yang dihasilkan tidak hanya administratif, tetapi benar-benar menjawab persoalan nyata,” ungkapnya.
Berbagai usulan dan masukan dari warga nantinya akan menjadi bahan rekomendasi dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Tahunan (RAT) Penanggulangan Kemiskinan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Warga berharap forum semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar komunikasi antara masyarakat dan pemerintah semakin terbuka serta mampu melahirkan kebijakan yang lebih efektif dan berpihak kepada masyarakat kecil. (Dan)



