JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan warga RW 06 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat,RW 06 Pekojan Gelar K3 dan Sosialisasi Pemilahan Sampah, Warga Diajak Wujudkan Lingkungan Bersih dan Tertib melalui kegiatan Kerja Bakti Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3), Minggu (17/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua RW 06 Diana tersebut melibatkan seluruh unsur masyarakat mulai dari para Ketua RT, kader Jumantik, PKK, Karang Taruna, hingga warga yang turun langsung membersihkan lingkungan di wilayah RW 06.
Turut hadir memonitor kegiatan, Lurah Pekojan Sulistiowati bersama jajaran Pemerintah Kelurahan Pekojan, di antaranya Kasie Ekbang Saron, Bendahara Kelurahan Melly, personel P3K, Satpol PP, serta PPSU.
Sejak pagi hari, warga tampak antusias membersihkan saluran air, menyapu jalan lingkungan, memangkas rumput liar, hingga mengangkut sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Usai pelaksanaan K3, Pemerintah Kelurahan Pekojan melanjutkan kegiatan dengan sosialisasi pemilahan sampah sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah dari sumber rumah tangga.
Dalam sambutannya, Lurah Pekojan Sulistiowati mengapresiasi kekompakan warga RW 06 yang dinilai terus menjaga budaya gotong royong di tengah lingkungan perkotaan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga. Kami berharap budaya kerja bakti dan kepedulian terhadap lingkungan terus dijaga,” ujar Sulistiowati.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah sebagai langkah nyata mengurangi volume sampah di Jakarta.
“Pemilahan sampah organik dan anorganik sangat penting. Ini bukan hanya instruksi pemerintah, tetapi kebutuhan bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan mengurangi beban sampah di ibu kota,” tambahnya.
Sementara itu, Kasie Ekbang Kelurahan Pekojan, Saron, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai tata cara pemilahan sampah kepada warga.
Dalam sosialisasinya, Saron menjelaskan bahwa sampah rumah tangga harus mulai dipisahkan berdasarkan jenisnya, seperti sampah organik, anorganik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
“Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah sampah dari rumah, maka proses pengolahan akan jauh lebih mudah. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi,” jelas Saron.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin masyarakat dalam membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.
Ketua RW 06 Pekojan, Diana, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemerintah Kelurahan Pekojan dan antusiasme seluruh warga yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah warga RW 06 sangat kompak. Mulai dari pengurus RT, ibu-ibu PKK, Karang Taruna hingga warga semuanya turun langsung. Ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujar Diana.
Menurutnya, kegiatan K3 dan sosialisasi pemilahan sampah akan terus digalakkan secara rutin guna membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan budaya hidup bersih serta kesadaran pengelolaan sampah dapat semakin meningkat demi mendukung terciptanya lingkungan Jakarta yang lebih tertata dan berkelanjutan. (Dan)





