Jakarta Barat, infoDKJ.com | Kepolisian mengamankan seorang pria berinisial ES (30) yang diduga terlibat dalam kematian istrinya, R (40), di sebuah rumah di kawasan Jalan Padamulya VIII RT 001 RW 09, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/6/2026).
Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut pertama kali diketahui setelah polisi menerima laporan mengenai ditemukannya seorang perempuan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengatakan, setelah menerima laporan, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Dari hasil pengecekan awal, korban ditemukan dalam posisi terduduk dengan kondisi leher terlilit kain seprai yang terikat pada teralis jendela," ujar Wahyu.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi guna mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Dari hasil pendalaman awal, mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.
Saat proses pengamanan dan pemeriksaan TKP berlangsung, pria yang diduga sebagai pelaku diketahui masih berada di sekitar lokasi.
"Ketika petugas sedang melakukan pengamanan TKP, yang bersangkutan keluar dari dalam rumah dan langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," kata Wahyu.
Kasus tersebut selanjutnya ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat guna mengungkap secara menyeluruh kronologi serta motif di balik peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Irfan Sipayung membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan dalam kasus tersebut.
"Benar, korban meninggal dunia dan diduga menjadi korban pembunuhan," ujarnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Menurutnya, salah satu barang bukti yang diamankan adalah kain seprai berwarna merah muda yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
"Masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara korban mengalami kekerasan menggunakan kain seprai yang ditemukan di lokasi kejadian," kata Sudrajat.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku serta sejumlah saksi guna memastikan kronologi lengkap dan motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan tersebut.
Polisi juga menegaskan bahwa seluruh kesimpulan akan didasarkan pada hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi, alat bukti, serta hasil autopsi dari tim forensik.
(Dan)


