Jakarta Barat, infoDKJ.com | Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus terasa di lingkungan RW 02 Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kali ini, semangat tersebut dikemas dalam suasana santai, meriah, dan penuh kebersamaan melalui kegiatan “Fun Kemerdekaan RW 02”, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB di halaman Sekretariat RW 02, Jalan Sasak II Dalam, Komplek Moneter RT 004/02, mempertemukan para kader dan unsur masyarakat dalam lomba antar-kader yang sarat dengan keceriaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 02 H. Suheri beserta jajaran, LMK RW 02 Lina, para Ketua RT 001 hingga RT 010, kader Dasawisma, Jumantik, Posyandu dan Posbindu, tokoh masyarakat, serta FKDM Kelurahan Kelapa Dua.
Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua RW 02 H. Suheri. Ia mengajak seluruh peserta untuk menikmati momentum bulan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan sportivitas.
“Kita masih berada di bulan Agustus, bulan kemerdekaan negara kita. Mari kita senang-senang dengan lucu-lucuan dalam aneka lomba yang memicu semangat dan sportivitas yang tinggi. Dengan membaca doa Al-Fatihah dipimpin Ketua RT 004 Suherli, acara resmi dibuka,” ujar H. Suheri.
Beragam perlombaan unik kemudian digelar, di antaranya menghafal kata berantai, memasukkan pensil ke dalam botol menggunakan alat pancing, mengempit balon sambil menjunjung nampan di atas kepala, memasukkan gantungan ke dalam ring dengan kepala, hingga lomba fokus melompat ke kanan, kiri, depan, dan belakang.
Satu demi satu lomba berlangsung meriah. Para kader tampak antusias mengikuti setiap permainan. Gelak tawa pun tak henti terdengar ketika peserta harus menghadapi tantangan yang membutuhkan konsentrasi, keseimbangan, dan kekompakan.
Kegiatan ini tidak semata-mata menjadi ajang mencari pemenang. Lebih dari itu, Fun Kemerdekaan RW 02 menjadi ruang silaturahmi bagi para kader yang sehari-hari aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Di balik tugas dan tanggung jawab sebagai kader Dasawisma, Jumantik, Posyandu maupun Posbindu, mereka juga membutuhkan ruang untuk berkumpul, bergembira, dan memperkuat rasa kekeluargaan.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna tersebut, semangat kemerdekaan kembali diterjemahkan dalam bentuk yang dekat dengan kehidupan masyarakat: guyub, kompak, sportif, dan bahagia bersama. (Yansen)


