JAKARTA, infoDKJ.com | Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PNNK) Lemhannas RI, Muhammad Kadafi, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan mendukung langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi berbagai persoalan nasional demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Menurut Kadafi, pembangunan nasional membutuhkan komitmen, keberanian, konsistensi, serta keterlibatan seluruh masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pemerintah perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata, sekaligus pengawasan yang konstruktif agar setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.
“Indonesia harus menatap masa depan dengan optimisme. Mari kita dukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, sekaligus mengawal pelaksanaannya agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Muhammad Kadafi dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).
Ia menegaskan, berbagai persoalan bangsa harus diselesaikan secara bertahap dengan mengutamakan kepentingan nasional. Pembenahan tata kelola pemerintahan, pemberantasan korupsi, penegakan hukum, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas bersama.
Di sisi lain, Kadafi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang diumumkan, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, kesejahteraan rakyat, pemerataan pembangunan, kepastian hukum, serta peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja harus menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah.
“Rakyat membutuhkan bukti, bukan sekadar janji. Pembangunan harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan tidak boleh meninggalkan siapa pun,” ujarnya.
Sebagai Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan PNNK Lemhannas RI, Kadafi turut mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyaring informasi, menghindari fitnah, serta tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi.
Kadafi berharap tokoh masyarakat, akademisi, praktisi hukum, pengusaha, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam mendukung pembangunan nasional.


