JAKARTA, infoDKJ.com | Festival Kelapa Dua 2025 kembali menggema di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Memasuki jilid keempat, acara budaya tahunan ini mengusung tema besar “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Junjung Tinggi Nilai-nilai Kearifan Lokal Nusantara Sebagai Karakteristik Budaya Bangsa yang Gemah Ripah Loh Jinawi.” Festival digelar pada Sabtu, 29 November 2025 di Lapangan Komplek Yonhub RW 04 dan disesaki warga sejak pagi.
Selain deretan atraksi seni dan bazar UMKM Nusantara, dua tokoh publik—Pendiri dan Ketua Umum Jakmania, Bung Ferry, serta Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah—menjadi pusat perhatian karena pesan inspiratif mereka mengenai budaya Betawi dan peran generasi muda.
Bung Ferry: Karang Taruna Diibaratkan Persija, Harus Terus Berjaya
Di tengah suasana festival yang meriah, sosok Bung Ferry menyita perhatian warga. Kehadirannya bukan hanya menghangatkan suasana, tetapi juga menyuntikkan semangat baru bagi generasi muda Kelapa Dua.
Dalam sambutannya, ia menuturkan kekagumannya terhadap antusiasme pemuda setempat dalam menjaga budaya.
“Senang sekali bisa hadir di Festival Kelapa Dua. Generasi mudanya penuh semangat menjaga budaya. Semoga Karang Taruna Kelapa Dua terus berjaya seperti Persija,” ujar Bung Ferry yang langsung disambut riuh tepuk tangan warga.
Pesan Bung Ferry ini menjadi highlight acara, mendorong pemuda lokal agar terus aktif mengangkat budaya Betawi dan membangun kegiatan positif di masyarakat.
Ima Mahdiah: Jakarta Boleh Global, Budayanya Harus Tetap Mengakar
Sorotan lainnya datang dari Ima Mahdiah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PDI-P, yang hadir mewakili Gubernur DKI. Dengan gaya komunikatif khasnya, Ima menekankan bahwa modernisasi Jakarta tak boleh mengikis identitas budaya Betawi.
“Jakarta menuju kota global, tapi kebudayaannya jangan hilang. Jadilah Betawi petarung, jangan kalah semangat dalam berkarya dan berusaha. Semoga budaya Betawi terus berkembang,” tegasnya di hadapan warga.
Pesan Ima Mahdiah dipandang relevan di tengah arus urbanisasi dan perkembangan teknologi yang cepat. Ia mendorong masyarakat Kelapa Dua untuk menjadi teladan pelestarian budaya di perkotaan.
Tokoh Pemerintahan Berikan Dukungan
Festival juga mendapat dukungan dari berbagai pejabat, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kepala Dinas Kebudayaan Moh. Mistamullah Tasamy, serta jajaran pemerintahan Kecamatan Kebon Jeruk dan Kelurahan Kelapa Dua.
Lurah Kelapa Dua, Elfih Ridho Putra, menyampaikan apresiasi kepada warganya yang tetap menjaga jati diri budaya Betawi.
Sekretaris Camat Kebon Jeruk, Iswandi, menegaskan kembali pentingnya peran warga dalam melestarikan budaya lokal.
Atraksi Budaya dan UMKM Ramaikan Festival
Rangkaian seni tradisi dan budaya Nusantara tampil semarak, di antaranya:
- Karnaval Budaya
- Ondel-ondel Dinamis
- Hantaran
- Palang Pintu
- Tanjidor
- Gambang Keromong
- Manusia Petasan
- Lenong Betawi
- Orkes Melayu
- Qasidah
- Lomba Desain Batik Betawi Modern
- Bazar UMKM Nusantara
Keberagaman ini mencerminkan kekayaan budaya Jakarta sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
Simbol Kebersamaan dan Pelestarian Budaya
Dengan dukungan pemerintah, tokoh publik, serta partisipasi warga, Festival Kelapa Dua 2025 Jilid 4 kembali membuktikan bahwa budaya lokal tetap menjadi perekat kuat di tengah modernitas. Kehadiran Bung Ferry dan Ima Mahdiah semakin menguatkan pesan bahwa generasi muda dan masyarakat urban memiliki peran penting dalam merawat kearifan lokal.
Festival ini diharapkan terus menjadi ruang edukasi budaya, pengembangan pelaku seni, dan pemberdayaan ekonomi warga di masa mendatang. (Yansen)


