Bekasi, infoDKJ.com | Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) PCNU Kota Bekasi Angkatan X yang bersinergi dengan MWCNU Bantar Gebang Angkatan I berlangsung sukses pada 14–16 November 2025. Kegiatan yang dipusatkan di YPI Al Mansuriyyah, Jl. Yon Armed 7, Cikiwul, Bantar Gebang, Kota Bekasi ini menjadi momentum strategis dalam mencetak kader NU yang berkompeten, berakhlak, serta teguh menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Rangkaian Kegiatan Intensif Tiga Hari
Pelatihan dibuka pada Jumat sore dan dilanjutkan penyampaian dua sesi materi pada malam hari. Pada Sabtu dini hari, peserta mengikuti mujahadah, kemudian senam pagi, dan rangkaian materi intensif hingga malam.
Ahad menjadi puncak kegiatan dengan materi lanjutan sejak pagi hingga sore, sebelum ditutup dengan prosesi pengukuhan peserta.
Materi Aswaja, Ke-NU-an, dan Kebangsaan Jadi Fokus Pembekalan
Selama tiga hari, peserta dibekali materi pokok PD-PKPNU yang meliputi:
- Aswaja An-Nahdliyah
- Ke-NU-an dan Manhaj Gerakan
- Kebangsaan dan komitmen keindonesiaan dalam bingkai NKRI
Materi disampaikan oleh instruktur tersertifikasi dari PWNU Jawa Barat dan PBNU sehingga peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai prinsip gerakan NU.
163 Peserta Ikuti Pelatihan Hingga Tuntas
Sebanyak 163 peserta dari berbagai daerah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Antusiasme terlihat dari ketertiban mereka mengikuti tiap sesi materi, mujahadah, dan prosesi pengukuhan.
Kader Ranting NU Kebon Jeruk: Semangat Berkhidmah Menguat
Dari ratusan peserta yang hadir, kader-kader NU dari wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat turut ambil bagian. Di antaranya, Ustadz Andi Surya Salman, Ketua Tanfidziyah PRNU Kelapa Dua, serta H. Amru, Ketua Tanfidziyah PRNU Kelurahan Sukabumi Utara.
Ustadz Andi Surya Salman menegaskan bahwa pelatihan PD-PKPNU merupakan kebutuhan penting bagi setiap pengurus NU agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan benar.
“Para pengurus NU menjadi wajib mengikuti PD-PKPNU agar menjadi pengurus yang handal sesuai amanah para Mu’assis NU,” ujar Ustadz Andi.
Senada dengan itu, H. Amru menyampaikan rasa syukur dan manfaat besar dari pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan ghiroh kami dalam berkhidmah di NU, mengharap ridho Allah melalui keberkahan ilmunya para Mu’assis NU, khususnya Mbah Hasyim Asy’ari,” ungkapnya.
Kehadiran kedua kader ini menunjukkan bahwa semangat berkhidmah di lingkungan NU terus tumbuh kuat, termasuk di tingkat ranting di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
KH. Asmat Mansur: Kader NU Harus Siap Menjaga NKRI
Pengasuh YPI Al Mansuriyyah, KH. Asmat Mansur, memberi apresiasi atas kelancaran kegiatan dan antusiasme seluruh peserta.
“Alhamdulillah, kita bersyukur melihat banyaknya kader dari berbagai daerah. Ini bukti bahwa kader NU masih sangat peduli dan siap menjaga serta memajukan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Beliau menegaskan pentingnya kader yang militan, disiplin, serta memahami manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai garda terdepan penjaga organisasi dan NKRI.
(Yansen)



