JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | SSB Pijar FC resmi menjalani proses verifikasi dari Pengurus PSSI Jakarta Barat pada Jumat sore (14/11/2025) di Lapangan Bakrie Building (Asbes), Semanan, Kalideres. Verifikasi mencakup empat kelompok usia, yakni U-9, U-11, U-13, dan U-15, serta akan berlanjut untuk kategori usia di atasnya.
Kehadiran tim verifikasi PSSI Jakarta Barat disambut sangat hangat oleh warga Semanan. Antusiasme terlihat dari ramainya orang tua, tokoh masyarakat, serta organisasi masyarakat seperti FBR yang turut hadir memberikan dukungan kepada para atlet muda.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum SSB Pijar FC Andri Maulana, SH; Penasehat SSB sekaligus Ketua Umum LBH Pijar Madsanih Manong, SH., MH; para pelatih; Ketua RW 10 Semanan H. Uci Sanusi, SH; para Ketua RT; perwakilan Karang Taruna; Ketua Laskar FBR Semanan Adi Lepay beserta anggota; serta para atlet muda bersama orang tua mereka.
PSSI Jakarta Barat Apresiasi Antusiasme Warga: “Ini Luar Biasa”
Dalam sambutannya, Asep Sugi, Sekretaris PSSI Jakarta Barat sekaligus perwakilan tim verifikasi, menyampaikan rasa bangganya atas penyambutan luar biasa dari warga Semanan. Ia menilai dukungan berbagai elemen masyarakat merupakan modal penting bagi pembinaan sepak bola usia dini.
“Kami sangat bangga karena baru kali ini verifikasi dihadiri begitu banyak stakeholder, termasuk ormas seperti FBR. Luar biasa antusias pemain dan para orang tua,” ungkapnya.
Asep juga menyoroti respons cepat dari manajemen SSB Pijar FC.
“Baru minggu lalu kami dipanggil, dan hari ini Ketua Umum SSB Pijar FC langsung minta gas untuk diverifikasi. Luar biasa gerak cepatnya,” tambahnya.
Menurutnya, pembinaan usia dini bukan hanya soal teknik bermain sepak bola, tetapi juga soal pendampingan dan dukungan dari lingkungan.
“Tidak gampang melatih anak-anak. Hari ini saya sangat bahagia melihat anak-anak dengan berbagai kategori didukung penuh orang tuanya. Jika sudah masuk PSSI, insya Allah kalau juara bisa terus naik kelas hingga tingkat nasional,” jelasnya.
Asep juga menekankan pentingnya partisipasi orang tua dalam pembinaan karakter.
“Harus ada komite orang tua sebagai bentuk kontribusi dan partisipasi agar pembinaan lebih terarah, sekaligus menjauhkan anak-anak dari hal negatif seperti narkoba,” ujarnya.
Ia menutup sambutannya dengan harapan besar bagi perkembangan SSB Pijar FC.
“Bukan tidak mungkin salah satu anak di sini jadi pemain nasional bahkan internasional. Saatnya kita bangkitkan semangat olahraga, membangun sepak bola SSB Pijar FC agar menjadi anggota PSSI Jakarta Barat. Mohon dukungan dari semuanya,” tegasnya.
Dukungan Warga Semanan Jadi Kekuatan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Para tokoh masyarakat, khususnya Ketua RW 10 Semanan H. Uci Sanusi, SH, bersama para Ketua RT dan organisasi kemasyarakatan, menunjukkan komitmen kuat mendukung kegiatan ini. Kehadiran mereka mempertegas bahwa pembinaan sepak bola bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga wadah pembentukan karakter anak-anak Semanan.
Ketua Umum SSB Pijar FC, Andri Maulana, SH, serta pembina dan para pelatih, menyatakan kesiapannya memenuhi standar PSSI dalam membangun pembinaan sepak bola yang profesional dan terarah.
Dengan kolaborasi yang solid antara PSSI Jakarta Barat, masyarakat Semanan, para orang tua, dan tim manajemen SSB Pijar FC, kegiatan verifikasi ini menjadi langkah penting menuju peningkatan prestasi para atlet muda. (Akiem)


