Jakarta Barat, infoDKJ.com | Lurah Pekojan, Sulistiowati, turun langsung ke lokasi kejadian robohnya pagar milik PT KAI Royal di Jalan Bandengan Utara III RT 013/RW 010, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, pada Minggu, 18 Januari 2026.
Kehadiran Lurah Pekojan di lokasi menjadi bentuk nyata kepedulian dan respons cepat pemerintah kelurahan dalam memastikan keselamatan warga pascakejadian yang terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 03.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pagar besi dan bata milik PT KAI roboh dan menimpa sejumlah sepeda motor warga yang terparkir. Menyikapi kejadian tersebut, Lurah Pekojan Sulistiowati langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Tambora, PPSU, personel SDA, serta Satpol PP Kelurahan untuk melakukan pengamanan area dan penanganan awal.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar lokasi segera diamankan dan tidak menimbulkan risiko lanjutan,” ujar Ibu Sulistiowati di lokasi kejadian.
Pengecekan juga dilakukan oleh Pawas Polsek Tambora Iptu Cipto Ari Wibowo, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekojan Aiptu Dede Sugiono, guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Petugas gabungan kemudian melakukan pembatasan area serta pendataan kendaraan warga yang terdampak.
Akibat kejadian tersebut, lima unit sepeda motor mengalami kerusakan akibat tertimpa pagar dengan panjang kurang lebih 10 meter dan lebar 4 meter. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini.
Tidak hanya berhenti di lokasi kejadian, usai penanganan pagar roboh, Lurah Pekojan juga berkeliling wilayah Kelurahan Pekojan untuk memonitor kondisi lingkungan pascahujan deras serta memastikan tidak ada potensi bahaya lain yang dapat mengancam keselamatan warga.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Lurah Pekojan bahkan turut membantu proses evakuasi seekor ular sanca yang ditemukan di Jalan Pejagalan Raya RW 04. Dengan sigap, evakuasi dilakukan bersama unsur terkait demi mencegah risiko terhadap warga sekitar.
Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan, kepolisian, dan unsur kewilayahan, situasi di wilayah Pekojan dapat dikendalikan secara cepat dan kondusif. Warga pun diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Kehadiran langsung Lurah Pekojan di tengah masyarakat, mulai dari penanganan pagar roboh hingga evakuasi ular sanca, menjadi bukti bahwa pemerintah kelurahan selalu hadir, sigap, dan bekerja bersama warga dalam menjaga keselamatan serta ketertiban lingkungan. (Dan)



