Lampung Timur, infoDKJ.com | Gedung Garuda Galeri Bung Karno (GBK) menyelenggarakan Pelatihan Calon Wali Desa Program Portal XIII Bung Karno, sebagai tindak lanjut dari Dialog Kebangsaan yang digelar pada 11 Januari 2025 dengan tema “Implementasi Program XIII Portal Bung Karno Menuju Era Tinggal Landas Indonesia Mercusuar Dunia”.
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah dan dibekali materi yang komprehensif oleh para narasumber kompeten. Program ini dirancang untuk membekali calon pemimpin desa dengan kemampuan mengelola potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, sekaligus mengimplementasikan program padat karya bagi desa-desa tertinggal di 83.329 desa di seluruh wilayah NKRI.
Perkuat Nasionalisme dan Integritas Bangsa
Dalam keterangannya kepada awak media, Ayu Gembirowati Fransisca Putri Proklamator menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian Dialog Kebangsaan yang digagas untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan integritas bangsa.
“Dialog Kebangsaan ini kami gagas untuk memperkuat rasa nasionalisme dan integritas bangsa dalam membangun Indonesia yang bersih, berdaulat, dan berkeadilan,” ujar Ayu.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebangkitan moral bangsa, sekaligus wadah penguatan semangat nasional dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045 serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada aspek pencegahan korupsi dan pelestarian sumber daya alam.
Aktualisasi Nilai Ajaran Bung Karno
Lebih lanjut, Ayu menegaskan bahwa Pelatihan Calon Wali Desa ini merupakan bentuk nyata aktualisasi nilai-nilai ajaran Bung Karno dalam menjawab tantangan zaman.
“Kami ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong dan cinta tanah air untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni Indonesia yang tumbuh, tangguh, dan menjadi mercusuar dunia,” ungkapnya.
Menurutnya, generasi penerus bangsa tidak cukup hanya mengenang sejarah dan ajaran Bung Karno, tetapi harus mampu mengimplementasikannya secara konkret dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui pelaksanaan pelatihan kepemimpinan desa seperti yang tengah digelar saat ini.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan pemimpin desa yang berintegritas, berkapasitas, dan memiliki semangat pengabdian untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.
(/Red)*


