JENEPONTO, infoDKJ.com | Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten se-kecamatan di Kabupaten Jeneponto akan digelar Minggu malam (25/1/2026) di Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Arungkeke. Acara penutupan dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WITA, setelah pelaksanaan salat Isya berjamaah.
Pada momen penutupan tersebut, panitia akan mengumumkan hasil lomba sekaligus juara umum yang berhak meraih piala bergilir MTQ tingkat kabupaten, yang setiap tahun menjadi simbol prestasi tertinggi antar-kecamatan di Jeneponto.
Suasana harap-harap cemas menyelimuti seluruh peserta dan official kecamatan. Pasalnya, pada pelaksanaan MTQ sebelumnya, Kecamatan Tamalatea berhasil keluar sebagai juara umum. Publik kini menanti apakah Tamalatea kembali mempertahankan gelar, atau justru muncul kecamatan lain sebagai juara baru pada MTQ tahun ini.
Apresiasi Kinerja Panitia dan Depag Jeneponto
Pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tahun ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, khususnya atas kinerja Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto sebagai penanggung jawab teknis kegiatan. MTQ ini dipimpin langsung oleh Kabag Kesra Jeneponto, H. Ismail Tompo, yang dinilai berhasil mengoordinasikan kegiatan sejak pembukaan hingga penutupan dengan tertib dan lancar.
“Alhamdulillah, sejak awal pembukaan hingga menjelang penutupan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik. Kami bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan selama pelaksanaan MTQ ini,” ujar H. Ismail Tompo kepada awak media.
Pernyataan senada disampaikan Alamsyah, SE, selaku panitia dan pengurus MTQ tingkat kabupaten. Ia menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan keagamaan tersebut.
“MTQ ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam dan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bupati dan Wakil Bupati Dijadwalkan Tutup MTQ
Malam penutupan MTQ tingkat kabupaten Jeneponto dijadwalkan akan ditutup secara resmi oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM, didampingi Wakil Bupati, Islam Iskandar, SH., MH.
Kegiatan ini juga akan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Dandim, Kapolres, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Jeneponto.
Penutupan MTQ diharapkan tidak hanya menjadi puncak kompetisi, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Dengan pengumuman juara yang tinggal hitungan jam, masyarakat Jeneponto menantikan siapa yang akan mencatatkan namanya sebagai juara MTQ tingkat kabupaten tahun 2026.
#JenepontoBahagia
(Asriel)


