Jakarta, infoDKJ.com | Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Barat menyelenggarakan Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Aula Masjid Raya Muhammadiyah AL-ISRO pada Sabtu (10/01/2026) di Jl. Tanjung Duren Raya no.1 Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan.
Pengajian Hari BerMuhammadiyah ini diadakan di pekan kedua setiap bulannya oleh PDM seDKI Jakarta karena di pekan pertamanya oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi DKI Jakarta dan pekan ketiganya oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) tingkat kecamatan se-DKI Jakarta.
Kegiatan ini dirancang sebagai sarana strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan komitmen dakwah di tengah masyarakat.
"Muhammadiyah sejak awal kelahirannya telah konsisten menjadikan pendidikan, kesehatan dan sosial sebagai pilar utama perjuangan. Ketiga bidang ini merupakan fondasi strategis dalam mewujudkan umat dan bangsa yang berkemajuan. Dan Muhammadiyah akan terus berkarya secara istiqamah pada jalurnya, mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara melalui penguatan pendidikan, pelayanan kesehatan, kerja-kerja sosial, serta berbagai bidang strategis lainnya. Gerakan ini merupakan dakwah yang terintegrasi antara pembangunan manusia, pembangunan sosial, dan pembangunan moral," ujar Dr. Ir. Narmodo, M.Ag., Ketua PDM Jakarta Barat.
Dalam sambutannya Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., Walikota Jakarta Barat menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah yang terus hadir dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam penguatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter. Amal usaha Muhammadiyah dinilai sebagai pilar penting dalam membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berkeadaban.
"Pendidikan dan pengajaran merupakan fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Dan Indonesia Emas 2045 bukan sekadar agenda nasional pemerintah, melainkan momen penting yang menuntut partisipasi seluruh komponen bangsa. Dalam konteks tersebut, Muhammadiyah dinilai memiliki peran strategis dan historis karena sejak awal berdirinya telah konsisten mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara melalui pendidikan, dakwah, dan kerja-kerja sosial yang berkelanjutan," tutur Iin Muthmainnah.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Akhmad H. Abubakar, SE., MM., Ketua PWM DKI Jakarta, menekankan urgensi kebersatuan, kebersamaan dan kekompakan sebagai syarat mutlak dalam proses kemajuan organisasi dan masyarakat. Kebersatuan akan melahirkan kebersamaan, dan kebersamaan yang dikelola dengan kekompakan akan menghasilkan langkah-langkah besar yang berdampak luas bagi kesejahteraan umat. (AZN)


