Jeneponto, Sulawesi Selatan — infoDKJ.com | Jabatan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jeneponto secara resmi berpindah dari AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K. kepada AKBP Haryo Basuki, S.I.K., MH dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Gedung Mapolres Jeneponto, Selasa (20/1/2026).
Sertijab ini merupakan bagian dari mutasi dan promosi pejabat di lingkungan Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781A sampai ST/2781D/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Dalam surat telegram tersebut, AKBP Widi Setiawan mendapatkan amanah penugasan baru sebagai Kasubbaglog Setlem Sespim Lemdiklat Polri, sedangkan AKBP Haryo Basuki, yang sebelumnya menjabat Kasubbiddal Bidkeu Mabes I Puskeu Polri, ditunjuk sebagai Kapolres Jeneponto yang baru.
Dalam acara sertijab, AKBP Widi Setiawan menyampaikan pesan perpisahan dan harapan terbaik bagi Polres Jeneponto serta seluruh personel yang telah bekerja bersama selama masa pengabdiannya. Ia meninggalkan jejak pengabdian yang kuat bagi masyarakat, termasuk sejumlah bakti sosial yang menyentuh ribuan warga kurang mampu seperti pembagian paket bantuan sosial, pengadaan alat sekolah, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
Jejak kinerja Kapolres Widi Setiawan juga mencerminkan kepedulian terhadap kesejahteraan personel dan kemanusiaan sosial, antara lain melalui pembagian bibit pohon kepada anggota Polres sebagai simbol kepedulian lingkungan dan kebersamaan.
Sementara itu, AKBP Haryo Basuki secara resmi menerima tongkat kepemimpinan Polres Jeneponto di hadapan jajaran pimpinan utama, perwira, serta anggota Polres. Pergantian ini diharapkan mampu membawa dinamika baru dan perubahan positif dalam pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat Jeneponto.
Upacara sertijab juga dihadiri oleh pejabat utama Polres, anggota Bhayangkari, serta personel Polres Jeneponto. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal bagi AKBP Haryo Basuki dalam mengemban amanah memimpin satuan keamanan di wilayah berjuluk Butta Turatea.
Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, bertujuan untuk menyegarkan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta adaptasi terhadap tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
(Red)


