Jakarta Barat, infoDKJ.com | Majelis Ta’lim Khoirul Huda terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia melalui pengajian rutin gratis untuk anak-anak di kawasan Kobong Pancong, Kampung Lamporan, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Majelis Ta’lim Khoirul Huda berdiri sejak tahun 2022. Pada awal perjalanannya, majelis ini hanya diikuti oleh empat santri. Namun seiring berjalannya waktu, hingga tahun 2026, jumlah santri dan santriah yang mengikuti pengajian rutin telah berkembang menjadi sekitar 50 anak.
Majelis ini dipimpin oleh Ustadz Ujang Rohman, yang akrab disapa Ustadz Jajang, dengan didukung lima guru pembimbing, yakni Ustadz Marna, Ustadz Abdul Hadi, Ustadzah Yani, Ustadzah Asni Liasyah, dan Ustadzah Asti Liasyah. Kegiatan pengajian dilaksanakan di kediaman Bapak Suhaya dan Ibu Siti Muklis, dengan dukungan pengurus Bapak Mawan, beralamat di Kampung Lamporan RT 007 RW 08.
Pengajian Gratis, Fokus Pendidikan Akhlak dan Keilmuan Islam
Pengajian di Majelis Ta’lim Khoirul Huda dilaksanakan tanpa pungutan biaya, sebagai bentuk kontribusi sosial dalam meningkatkan kualitas iman dan takwa anak-anak di lingkungan sekitar. Selain belajar membaca Iqra’ dan Al-Qur’an, para santri juga dibekali berbagai ilmu keislaman, seperti Tauhid, Fikih, Tajwid, Tasawuf, serta kosakata Bahasa Arab.
Tak hanya itu, anak-anak juga dibiasakan menghafal Al-Qur’an, dimulai dari surah-surah pendek, Surah Al-Kahfi ayat 1–12 dan 102–110, Surah Al-Mulk, Surah Al-Waqi’ah, dan surah lainnya sesuai kemampuan santri.
Sebagai bentuk rasa syukur (tahadduts bin ni’mah), majelis ini juga mendapat dukungan dari para donatur yang menginfakkan rezekinya, baik berupa uang maupun sarana pendidikan, seperti meja mengaji, mushaf Al-Qur’an, kitab Yasin, alat marawis, serta perlengkapan belajar. Bahkan, baru-baru ini Majelis Khoirul Huda juga mendapatkan fasilitas Wi-Fi gratis dari pemerintah melalui Ketua RT setempat, Bapak Komaruddin.
Penutupan Pengajian Sambut Ramadhan 1447 H
Pada Sabtu, 7 Februari 2026, Majelis Ta’lim Khoirul Huda menggelar acara penutupan sementara pengajian dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Acara tersebut dihadiri oleh para wali santri dan berlangsung dengan khidmat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan shalawat Nabi yang diiringi grup marawis, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Putra selaku qari’, serta pembacaan Qishotil Maulid Barzanji.
Dalam sambutannya, Ustadz Jajang menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak, khususnya pendidikan agama.
“Dalam Islam, mendidik anak adalah hak dan tanggung jawab utama kedua orang tua. Jika orang tua belum mampu mengajarkan ilmu agama secara langsung, maka wajib menitipkan anaknya ke lembaga pendidikan agama seperti majelis ta’lim atau pondok pesantren,” ujar Ustadz Jajang.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para wali santri atas kepercayaan yang diberikan, serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam proses pembinaan anak-anak.
Apresiasi Prestasi Santri
Sebelum acara penutupan, Majelis Khoirul Huda telah menggelar Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Lomba Cerdas Cermat. Pada malam puncak penutupan, diumumkan para pemenang lomba sebagai berikut:
Lomba Tahfidz Al-Qur’an
Kategori Tahap 1
Juara 1: GE Vanessa Husen
Juara 2: Aleeya Calista Azahra
Juara 3: Muhammad Fathar Arisandi
Kategori Tahap 2
Juara 1: Amira Kinanti
Juara 2: Hamzah Mumtaz Firmansyah
Juara 3: Muhammad Azka Putra
Kategori Tahap 3
Juara 1: Muhammad Raziq Akbar
Juara 2: Muhammad Abizar Hilmi
Juara 3: Muhammad Faiz Ramadhan
Lomba Cerdas Cermat
Juara 1: Kelompok C
Juara 2: Kelompok D
Juara 3: Kelompok A
Selain itu, majelis juga memberikan penghargaan santri teladan dan disiplin, di antaranya:
- Santri Teladan: Muhammad Abizar Hilmi, Muhammad Azka Putra
- Santriah Teladan: Tasya Ega Puspita, Amira Kinanti
- Santri Disiplin Hadir: Hamzah Mumtaz Firmansyah
- Santriah Disiplin Hadir: Aurel Aulia Calista
Acara penutupan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh santri dan santriah dapat terus meningkatkan ketakwaan serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Asni Liasyah
Editor : Mawan
.jpeg)



.jpeg)