JAKARTA, infoDKJ.com | Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar aksi bersih-bersih rumah ibadah lintas agama menjelang Ramadhan 1447 H/2026 dan Hari Raya Imlek. Kegiatan yang dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, S.Sos ini menjadi bagian dari program berkelanjutan “Jaga Jakarta Bersih”, sekaligus simbol penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Aksi hari ini dipusatkan di Masjid Jami Al Anwar, serta dilakukan serentak di berbagai masjid, mushola, dan vihara yang tersebar di delapan kecamatan wilayah Jakarta Barat. Kegiatan melibatkan unsur Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), komunitas masyarakat, serta warga sekitar.
“Tujuan kegiatan ini adalah menyambut Ramadan 1447 H dan Hari Raya Imlek dengan memastikan rumah ibadah bersih dan nyaman. Kebersihan bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagian dari membangun kebersamaan dan harmoni sosial,” ujar Iin Mutmainnah di sela kegiatan.
Sinergi Lintas Sektor dan Lintas Iman
Gerakan bersih-bersih ini mencakup pembersihan area utama ruang ibadah, karpet, toilet, halaman, hingga tempat wudhu. Selain peningkatan kenyamanan beribadah, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antarumat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Ibu Vrida dan Ibu Hilda, yang menyatakan dukungannya terhadap upaya kolaboratif Pemkot Jakbar dalam merawat fasilitas publik sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Program ini melengkapi rangkaian kegiatan kebersihan rumah ibadah lainnya, termasuk aksi bersih-bersih gereja serta kerja bakti rutin dalam bingkai “Jaga Jakarta Bersih” yang selama ini dipimpin langsung oleh Wali Kota.
DMI Apresiasi Komitmen Pemkot
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Barat, KH Zaenal Arifin, menyambut baik kehadiran Wali Kota beserta jajaran di Masjid Jami Al Anwar. Ia menilai keterlibatan pemerintah dalam merawat rumah ibadah menjadi bentuk perhatian konkret terhadap kenyamanan jamaah.
“Kami mengapresiasi langkah ini. Kebersihan masjid dan rumah ibadah lainnya adalah tanggung jawab bersama. Dukungan pemerintah menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan,” ujarnya.
Komitmen Rawat Fasilitas Umum
Pemkot Jakarta Barat berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial menjelang hari besar keagamaan, melainkan menjadi budaya kolektif warga dalam merawat fasilitas umum. Dengan kolaborasi lintas sektor dan lintas iman, Jakarta Barat diharapkan semakin bersih, nyaman, dan harmonis.
Aksi bersih-bersih rumah ibadah ini menjadi penegasan bahwa semangat toleransi dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi pembangunan kota—terutama menjelang momentum besar keagamaan yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan. (Lth)


