Tangerang, infoDKJ.com | Tumpukan sampah yang menggunung di sepanjang jalan utama Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, memicu keresahan warga. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung berhari-hari tanpa penanganan, menimbulkan pertanyaan serius mengenai kinerja pemerintah desa dan instansi terkait.
Pantauan di lapangan, Selasa (17/2/2026), menunjukkan sampah rumah tangga dan limbah lainnya berserakan di bibir jalan utama desa. Bau menyengat tercium hingga radius beberapa meter, sementara genangan air bercampur sampah berpotensi menjadi sarang penyakit.
Warga setempat, Dikin, mengaku tidak melihat adanya aktivitas pengangkutan sampah dalam beberapa hari terakhir.
“Sudah lama dibiarkan seperti ini. Kami tidak pernah melihat petugas datang untuk mengangkut sampah di sini,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengganggu aktivitas warga yang melintas. Ia menilai lambannya respons pemerintah desa maupun dinas kebersihan menjadi penyebab persoalan sampah terus berulang tanpa solusi konkret.
Sejumlah warga menilai persoalan ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan menyangkut tanggung jawab pelayanan publik. Mereka mendesak pemerintah desa dan dinas terkait segera mengambil langkah tegas, mulai dari pembersihan darurat hingga penyusunan sistem pengelolaan sampah yang terjadwal dan berkelanjutan.
“Kalau dibiarkan terus, bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga berisiko terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia,” tambah Dikin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun dinas kebersihan terkait penanganan tumpukan sampah tersebut.
Warga berharap ada tindakan nyata dalam waktu dekat agar persoalan sampah di Desa Belimbing tidak kembali menjadi masalah tahunan yang berulang tanpa penyelesaian.
Pewarta: Rizky / Bojes / Dan


