JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat terus mendorong penguatan pembangunan sosial berbasis keagamaan sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peresmian Musholla Baiturrahman oleh Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, yang berlokasi di Jalan Indris, RT 01 RW 011, Rawa Belong, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk.
Peresmian musholla ditandai dengan penandatanganan prasasti dan berlangsung khidmat bersama warga serta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam memperkuat infrastruktur sosial-keagamaan di tingkat permukiman, sejalan dengan visi pembangunan kota yang inklusif, religius, dan berkelanjutan.
Hadir mendampingi Wali Kota antara lain Camat Kebon Jeruk beserta Wakil Camat, Lurah Sukabumi Utara, Sekretaris Lurah, para kepala seksi, serta jajaran Satpol PP tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan. Turut hadir pula LMK Sukabumi Utara, para Ketua RW 01 hingga RW 011, pengurus RT, kader wilayah, Ketua DKM Musholla Baiturrahman Ismail Zamzami Irhas, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Iin Mutmainnah menegaskan bahwa keberadaan musholla memiliki fungsi strategis dalam pembangunan sosial, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan moral, penguatan kohesi sosial, dan pencegahan berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
“Musholla adalah simpul penting pembangunan karakter masyarakat. Selain fungsi ibadah, musholla dapat menjadi pusat pembinaan keagamaan, penguatan nilai kebersamaan, serta kegiatan sosial yang mendukung ketahanan lingkungan,” ujar Iin.
Menurutnya, pembangunan sarana ibadah yang layak dan representatif merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius, toleran, dan berdaya, sekaligus memperkuat peran komunitas lokal dalam menjaga harmoni sosial.
Iin juga mengapresiasi partisipasi aktif dan gotong royong warga Rawa Belong dalam menghadirkan Musholla Baiturrahman. Ia menilai kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan sosial yang berkelanjutan dan berakar dari kebutuhan warga.
“Kami mendorong agar musholla ini dimakmurkan dan dikelola secara partisipatif, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh jamaah, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DKM Musholla Baiturrahman, Ismail Zamzami Irhas, menyampaikan bahwa musholla ini merupakan hasil kebersamaan dan kepedulian warga yang sejalan dengan semangat pembangunan berbasis komunitas.
“Kami berkomitmen menjadikan Musholla Baiturrahman sebagai pusat ibadah, pembinaan keagamaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” ujar Ismail.
Rangkaian peresmian ditutup dengan doa bersama dan peninjauan fasilitas musholla oleh Wali Kota Jakarta Barat beserta rombongan. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap Musholla Baiturrahman dapat menjadi model penguatan peran rumah ibadah dalam mendukung pembangunan sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta terciptanya lingkungan yang harmonis dan berketahanan sosial. (Yansen)



