JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, pengawasan terhadap keamanan pangan bagi masyarakat terus diperkuat. Anggota DPR RI Komisi IX dari PDIP Charles Honoris, bersama Wali Kota Iin Mutmainnah melakukan pengecekan langsung terhadap sentra kuliner takjil di kawasan Jalan Panjang/Arteri Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/3/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB tersebut bertujuan memastikan makanan dan minuman yang dijajakan pelaku UMKM untuk berbuka puasa aman dikonsumsi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk dan Puskesmas Kelurahan Kelapa Dua melakukan pengambilan sampel berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual para pedagang.
Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk memastikan tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang dilarang dalam pangan, seperti boraks, formalin, Rhodamin B, maupun Methanyl Yellow.
Anggota DPR RI Komisi IX, Charles Honoris, yang hadir didampingi Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah serta Camat Kebon Jeruk H. Agus Mulyadi, meninjau langsung proses pemeriksaan tersebut. Mereka memastikan seluruh prosedur pengujian berjalan sesuai standar sehingga hasil pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
“Kegiatan ini penting untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat saat berbuka puasa benar-benar aman dan sehat,” ujar Charles Honoris saat meninjau lokasi.
Selain unsur pemerintah dan tim kesehatan, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur kewilayahan seperti Lurah Kelapa Dua Elfin Ridho Putra, Satpol PP gabungan, Babinsa dan Bimas Kelapa Dua, Satgas Gulkarmat, Dishub Kecamatan Kebon Jeruk, PPSU, RW 02, LMK 02, serta FKDM Kelapa Dua.
Menariknya, dalam kegiatan tersebut juga turut dilibatkan empat mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes Jakarta III yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Puskesmas Kebon Jeruk, sehingga mereka dapat belajar langsung mengenai proses pengawasan keamanan pangan di lapangan.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan sentra kuliner Ramadhan tetap aman, higienis, dan bebas dari bahan berbahaya, sehingga masyarakat dapat menikmati hidangan berbuka puasa dengan tenang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif hingga seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan. (Yansen)


