Jakarta Barat, infoDKJ.com | Pemerintah Kelurahan Kelapa Dua menggelar Rapat Koordinasi Kewilayahan (Rakorwil) dan Halal Bihalal dengan mengusung tema “Ayo Selamatkan Bumi”, Rabu (8/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Sasana Purna Caraka, Kompleks Ex Yonhub RW 04, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Rakorwil tersebut dihadiri oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat seperti LMK, FKDM, PKK, Karang Taruna, serta para pengurus RT dan RW se-Kelurahan Kelapa Dua. Kegiatan ini menjadi momentum penting pasca-Ramadan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, serta menjaga kondusivitas wilayah.
Acara dibuka oleh Kasiepem Kelapa Dua, Akhmad Razavi, selaku moderator. Dalam sambutannya, Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra, menyampaikan ucapan Minal Aidin wal Faizin kepada seluruh peserta, baik secara pribadi maupun institusi.
Ia menegaskan bahwa Rakorwil akan dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran RT dan RW dalam mengenali kondisi lingkungan secara detail serta menyelesaikan permasalahan warga di tingkat bawah agar tidak berlarut hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
“Rakor di tingkat RT menjadi sangat penting sebagai ruang diskusi dan solusi langsung bagi warga. Kami juga akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Rakor di tingkat RT dan RW,” ujar Elfin.
Isu pengelolaan sampah menjadi perhatian utama dalam Rakorwil kali ini. Lurah Kelapa Dua menyampaikan bahwa akan dilakukan pendataan terhadap petugas pengangkut sampah menggunakan gerobak motor (germor) di setiap wilayah RW. Ia juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bantargebang yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas.
Untuk itu, setiap RW diharapkan memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri, termasuk upaya daur ulang sampah seperti kardus dan kertas guna mengurangi beban TPS.
Sementara itu, Camat setempat, H. Agus Mulyadi, menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku wilayah dalam menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya terkait sampah.
“Semua pihak harus bekerja sama dan saling mendukung. Jika kita kompak, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Permasalahan sampah ini harus dipahami sebagai tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH), Leo. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan langkah dalam mengatasi persoalan sampah secara sistematis dan terukur.
“Kita perlu mengetahui sumber dan volume sampah secara jelas. Selama ini masih banyak sampah yang tidak diketahui asal-usulnya. Ke depan, kita harus tertib agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari situasi ini,” ujarnya.
Sesi tanya jawab turut mewarnai jalannya Rakorwil, dengan berbagai persoalan kewilayahan, khususnya terkait sampah, dibahas secara terbuka dan solutif.
Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman dan bermaafan dalam suasana hangat Halal Bihalal. Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan lancar dan kondusif.
Melalui Rakorwil ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat Kelurahan Kelapa Dua dapat terus bersinergi dalam menjaga lingkungan, meningkatkan pelayanan, serta mewujudkan wilayah yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.
(Yansen)


