Jakarta Barat, infoDKJ.com | Aksi dugaan penipuan bermodus mencari motor hilang yang menyasar anak-anak muda berhasil terbongkar setelah dua pelaku nyaris menjadi sasaran amukan warga di kawasan RW 12 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (24/5/2026).
Peristiwa ini bermula ketika sekelompok remaja sedang nongkrong di kawasan Tangsera, Harapan Indah, Kota Bekasi. Tiba-tiba mereka didatangi empat pria tak dikenal yang mengaku sedang mencari sepeda motor hilang.
Dengan membawa foto motor yang diduga diambil dari internet dan YouTube, para pelaku berpura-pura mencocokkan kendaraan milik anak-anak yang sedang nongkrong. Salah satu korban yang dianggap polos kemudian diajak ikut untuk memastikan keberadaan motor tersebut.
Korban yang tidak menaruh curiga akhirnya mengikuti para pelaku hingga dibawa keluar wilayah Bekasi menuju kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Namun di tengah perjalanan, salah satu korban berhasil menghubungi orang tuanya dan memberitahukan lokasi keberadaannya. Mengetahui anaknya dibawa orang tak dikenal, pihak keluarga langsung bergerak melakukan pencarian.
Ketegangan terjadi saat keluarga korban berhasil menemukan para pelaku di kawasan Ancol. Dua pelaku berhasil diamankan warga, sementara dua lainnya melarikan diri.
Situasi sempat memanas ketika kedua pelaku dibawa ke Pos RW 12 Pekojan dan mulai dikerumuni warga yang geram atas aksi mereka.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pengurus RW segera menghubungi Babinsa Kelurahan Pekojan Koramil 02/TB, Serka Edi Saragih.
Babinsa yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan menenangkan warga agar tidak main hakim sendiri. Selanjutnya Serka Edi Saragih berkoordinasi dengan Tim Opsnal Reskrim Polsek Tambora guna membawa kedua pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.
Tak lama kemudian, Tim Opsnal Reskrim Polsek Tambora yang sedang melakukan patroli observasi wilayah tiba di lokasi dan langsung mengamankan kedua terduga pelaku berikut barang bukti satu unit sepeda motor Honda.
Dari hasil interogasi awal, kedua pelaku mengakui telah melakukan aksi penipuan terhadap korban.
Kedua terduga pelaku diketahui bernama:
- Renaldi Akbarudin (29), warga Pademangan, Jakarta Utara.
- Aldi Sembara Siregar (26), warga kawasan Budi Mulya.
Berdasarkan informasi sementara, komplotan ini diduga sudah beberapa kali menjalankan modus serupa dengan menyasar anak-anak sekolah dan remaja yang sedang nongkrong di wilayah Bekasi.
Motor hasil dugaan penipuan disebut-sebut dijual ke luar kota, termasuk ke wilayah Semarang menggunakan jasa travel.
Warga mengapresiasi langkah cepat Babinsa Koramil 02/TB dan jajaran Polsek Tambora yang sigap turun tangan sehingga situasi tetap aman dan tidak berkembang menjadi aksi main hakim sendiri.
“Kehadiran Babinsa dan polisi membuat situasi cepat terkendali. Kalau terlambat sedikit mungkin sudah beda ceritanya,” ujar salah satu warga di lokasi.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Tambora guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya korban maupun pelaku lainnya yang masih buron. (Dan)


