JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Forum Komunikasi (Forkom) Jakarta Barat melakukan audiensi strategis dengan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPUKM) Jakarta Barat pada 27 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di kantor Sudin PPUKM tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sudin PPUKM Jakarta Barat, Iqbal.
Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengembangan Koperasi dan Kelompok Mandiri Pangan (KKMP) di wilayah Jakarta Barat. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sudin PPUKM menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Forkom Jakarta Barat hadir dipimpin oleh Ketua H. Ahmad Efendi, didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Usaha dan Kerja Sama, Muhammad Afandi, serta sejumlah pengurus lainnya. Turut hadir Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jakarta Barat yang dipimpin oleh Ketua Ibu Nely, bersama jajaran pengurus inti.
Kehadiran IWAPI dalam forum tersebut merupakan bagian dari langkah kolaboratif yang diinisiasi Sudin PPUKM untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut disepakati rencana pengembangan pilot project KKMP di salah satu wilayah Jakarta Barat. Program ini difokuskan pada penguatan ekosistem usaha, mulai dari penyediaan perlengkapan gerai hingga pemenuhan kebutuhan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas lainnya.
Ketua Forkom Jakarta Barat, H. Ahmad Efendi, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing pelaku usaha kecil.
Sementara itu, Kepala Sudin PPUKM Jakarta Barat, Iqbal, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memfasilitasi kolaborasi antara Forkom, KKMP, dan IWAPI sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis komunitas.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua IWAPI Jakarta Barat, Ibu Nely, juga menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung penuh program tersebut, khususnya dalam aspek kemitraan usaha dan distribusi kebutuhan pokok.
Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi, dan pelaku usaha, diharapkan program ini mampu menjadi model pemberdayaan ekonomi yang dapat direplikasi di wilayah lain di Jakarta Barat. (APJ)


