JAKARTA, infoDKJ.com | Di tengah beragam pilihan menu sarapan pagi seperti nasi uduk, lontong sayur, hingga ketupat sayur, Bubur Ayam “Si Roy” tetap menjadi salah satu kuliner favorit warga Kelapa Dua dan sekitarnya. Rasanya yang khas dan porsinya yang pas membuat lapak sederhana ini selalu ramai diserbu pelanggan setiap pagi.
Bagi para pekerja kantoran, pelajar, hingga warga sekitar, nama Bubur Ayam “Si Roy” sudah begitu akrab di telinga. Bahkan, banyak pelanggan rela datang lebih pagi demi menghindari kehabisan.
Rahasia kelezatan bubur ini terletak pada racikan bumbu khas Bang Roy yang gurih dan autentik. Tekstur buburnya lembut dipadukan dengan topping melimpah yang membuat siapa saja ketagihan sejak suapan pertama.
Hanya Buka Dua Jam, Langsung Ludes
Menikmati Bubur Ayam “Si Roy” juga membutuhkan strategi waktu. Lapak ini mulai buka pukul 07.00 WIB dan biasanya sudah habis sebelum pukul 09.00 WIB.
“Kalau datang kesiangan sedikit saja, biasanya sudah habis. Memang paling aman datang sebelum jam delapan pagi,” ujar salah satu pelanggan setia yang hampir setiap hari sarapan di lokasi tersebut.
Fenomena bubur cepat habis ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pelanggan menganggap Bubur Ayam “Si Roy” sebagai salah satu hidden gem kuliner pagi di kawasan Kelapa Dua.
Lokasi Mudah Dijangkau
Lapak Bubur Ayam “Si Roy” berada di Jalan Sasak, tepat di pintu gerbang samping Masjid Baiturrahman, Kelapa Dua. Lokasinya yang strategis membuat pembeli mudah menemukannya.
Selain bisa menikmati bubur langsung di tempat dengan suasana hangat dan santai, pelanggan juga dapat memilih layanan bungkus untuk dibawa pulang atau disantap di kantor.
Wajib Dicoba Pecinta Kuliner Pagi
Bagi pecinta kuliner yang belum pernah mencoba, Bubur Ayam “Si Roy” layak masuk daftar sarapan favorit. Perpaduan rasa gurih, hangat, dan topping khas racikan Bang Roy menjadi alasan mengapa pelanggan terus berdatangan setiap hari.
Nama Lapak: Bubur Ayam “Si Roy”
Lokasi: Jl. Sasak, Samping Masjid Baiturrahman, Kelapa Dua
Jam Operasional: 07.00 – 09.00 WIB (Setiap Hari)
Bubur Ayam “Si Roy” — Singkat Bukanya, Melekat Rasanya!
(Yansen)




