JAKARTA, infoDKJ.com | Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) 2026 yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Juni 2026, di MTs Nahjul Huda, Jalan HH, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Mengusung tema “The Importance of Public Speaking for Students in Technology Era”, kegiatan ini bertujuan membekali pelajar NU dengan kemampuan komunikasi yang efektif agar mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan memanfaatkan ruang digital secara positif.
Pembukaan Khidmat dan Penampilan Pagar Nusa
Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu (20/6/2026) pukul 08.00 WIB. Acara dibuka oleh kader IPNU-IPPNU sebagai pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana khidmat.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Yusuf yang akrab disapa Bang Ucup Pitung, dilanjutkan Ketua PAC IPNU Kebon Jeruk M. Ilham Albana dan Ketua PAC IPPNU Kebon Jeruk Yasmin Mumtaz.
Dukungan dari tingkat cabang terlihat dengan hadirnya Ketua PC IPNU Jakarta Barat M. Iqbal dan Ketua PC IPPNU Jakarta Barat Chintya yang memberikan motivasi kepada para peserta.
Turut hadir mewakili Camat Kebon Jeruk, Kasi Kesra Kecamatan Kebon Jeruk Emma Rahmah, serta Rois MWC NU Kebon Jeruk KH. Hasbiallah yang turut memberikan sambutan.
Acara secara resmi dibuka oleh Pengasuh Pondok Pesantren Assurur Yayasan Nahjul Huda, KH. Ahmad Faishal, sementara doa penutup sesi pembukaan dipimpin oleh KH. Lukman Hasyim, Mustasyar MWC NU Kebon Jeruk yang juga merupakan tokoh senior dan mantan aktivis IPNU tahun 1972.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan seni bela diri Pagar Nusa di bawah pimpinan M. Dimas yang memukau para tamu undangan dan peserta.
Penguatan Ideologi dan Keterampilan Pelajar
Selama pelaksanaan Makesta, peserta mendapatkan berbagai materi yang bertujuan memperkuat ideologi, wawasan organisasi, serta kapasitas diri sebagai kader muda Nahdlatul Ulama.
Materi yang diberikan meliputi:
- Ke-IPNU-an dan CBP (Corps Brigade Pembangunan)
- Ke-IPPNU-an dan KPP (Korp Pelajar Putri)
- Keaswajaan, yang disampaikan oleh Sekretaris MWC NU Kebon Jeruk Ahmad Hariyansyah
- Kepemimpinan, untuk membentuk karakter pemimpin yang adaptif dan bertanggung jawab
- Public Speaking, sebagai bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi era digital dan media sosial
Melalui materi Keaswajaan, peserta dibekali pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat.
Prosesi Pembaiatan Kader Baru
Pada hari kedua, Minggu (21/6/2026), kegiatan mencapai puncaknya melalui prosesi pembaiatan kader yang berlangsung khidmat pada pukul 09.00 WIB.
Prosesi tersebut menjadi simbol diterimanya peserta secara resmi sebagai bagian dari keluarga besar IPNU dan IPPNU serta sebagai kader Nahdlatul Ulama yang siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan organisasi.
Kegiatan Makesta kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Kebon Jeruk, H.M. Amru Zuhri, S.Kom.
Dalam arahannya, ia berharap para kader baru mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama Makesta, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan kemampuan berbicara di depan umum, untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan rahmatan lil alamin di tengah masyarakat maupun melalui media sosial.
“Jadilah kader yang mampu menjadi teladan, aktif di masyarakat, dan memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan serta ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah,” pesannya.
Tepat pukul 10.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan Makesta PAC IPNU-IPPNU Kebon Jeruk Tahun 2026 resmi ditutup dengan tertib dan lancar.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak kader-kader muda NU yang tidak hanya kuat secara ideologi dan organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan era digital. (Yansen)




