Gaza, infoDKJ.com | Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA) bersama Yayasan Bhakti Syiar Islam dan Sarra' Foundation kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi anak-anak yatim di Jalur Gaza. Bantuan yang merupakan tahap ke-15 pada tahun 2026 itu disalurkan pada pertengahan Muharam 1448 Hijriah atau akhir Juni 2026.
Dalam penyaluran tersebut, setiap anak yatim menerima bantuan uang tunai sebesar USD 50 atau sekitar Rp900.000 (dengan kurs Rp18.000 per dolar AS). Bantuan diberikan langsung kepada anak-anak yatim yang tinggal di tenda-tenda pengungsian di wilayah Gaza Utara.
KISPA menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua akibat konflik bersenjata yang berkepanjangan. Meski hidup dalam keterbatasan di pengungsian, banyak di antara mereka tetap bersemangat menuntut ilmu dan mempelajari Al-Qur'an.
Ketua KISPA, Nurdin, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan melalui donasi kemanusiaan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan amanahnya kepada KISPA. Berkat dukungan tersebut, bantuan kemanusiaan dapat terus disalurkan kepada warga Gaza yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim," ujarnya.
KISPA juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kemanusiaan bagi warga Palestina melalui doa dan donasi sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak konflik.
Program santunan ini menjadi bagian dari komitmen KISPA bersama mitra kemanusiaannya untuk terus menghadirkan bantuan bagi masyarakat Gaza, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak yatim yang masih bertahan di tengah kondisi kemanusiaan yang sulit.


