JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Lantunan shalawat, dzikir dan doa mengiringi pelaksanaan Maulid Arba'in sekaligus Haul ke-50 Al-Marhum Al-Maghfurlah Mama KH Ahmad Nadzir bin H. Abdurrohim, yang digelar di kediaman H. Suheri dan H. Sunandi, Ketua RW 02 Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ahad malam (30/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Ustadz H. Ruslan tersebut merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus penghormatan dan doa untuk mengenang guru besar, Al-Marhum Al-Maghfurlah Mama KH Ahmad Nadzir, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Annadziriyyah Cijurai, Sukabumi, Jawa Barat.
Haul ke-50 tersebut dilaksanakan oleh para alumni dan santri Pondok Pesantren Annadziriyyah Cijurai Sukabumi bersama jamaah dan masyarakat sekitar. Kegiatan terbuka untuk umum dan dihadiri jamaah laki-laki yang memenuhi lokasi acara.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan pembacaan tahlil yang dipimpin Ustadz H. Ruslan serta pembacaan arwah oleh RT Jiung. Suasana semakin khidmat saat rangkaian Maulid Nabi dimulai dengan pembukaan oleh Habibi dan pembacaan Rawi secara bersama-sama oleh jamaah.
Lantunan Burdah, shalawat dan puji-pujian turut menggema dalam majelis. Penampilan hadroh dari Tim Waladussoleh serta qasidah yang dibawakan As As menambah semarak sekaligus kekhusyukan peringatan Maulid Arba'in.
Doa penutup dipimpin oleh Ustadz Haitami, memohon keberkahan bagi seluruh jamaah serta agar pahala bacaan dan doa yang dipanjatkan dapat menjadi hadiah bagi Al-Marhum Mama KH Ahmad Nadzir. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan khidmah majelis dan pembacaan Asbabussa'adah bersama jamaah.
Peringatan Maulid Nabi yang dirangkaikan dengan haul seorang guru menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaralumni dan jamaah, sekaligus menjaga mata rantai keilmuan serta keteladanan para ulama dan guru.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah tidak hanya diajak mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW dan para ulama terdahulu, tetapi juga meneladani perjuangan mereka dalam menebarkan ilmu, membimbing umat, serta menjaga nilai-nilai Islam di tengah kehidupan masyarakat.
“Mengenang guru bukan sekadar mengenang namanya, melainkan menjaga ilmu, melanjutkan kebaikan, dan meneruskan perjuangan yang telah diwariskannya.”
Secara keseluruhan, kegiatan Maulid Arba'in dan Haul ke-50 Mama KH Ahmad Nadzir bin H. Abdurrohim berlangsung dengan lancar, aman, tertib dan kondusif hingga acara selesai. (Yansen)



