JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Lapangan sepak bola bukan sekadar tempat mengejar kemenangan. Di sana, anak-anak belajar disiplin, bekerja sama, menerima kekalahan, menghargai lawan, sekaligus membangun keberanian untuk terus berkembang.
Semangat itulah yang dibawa Sekolah Sepak Bola (SSB) TWINS, program pembinaan yang digagas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) JANGKAR – Jawara Advokasi dan Penegakan Keadilan Rakyat. SSB TWINS kini membuka pendaftaran bagi anak-anak dan remaja usia 7 hingga 15 tahun yang ingin belajar sepak bola sekaligus mendapatkan pembinaan karakter.
Program ini mengambil pendekatan yang berbeda. Sepak bola dijadikan pintu masuk untuk menghadirkan lingkungan pergaulan yang sehat dan kegiatan produktif bagi generasi muda.
Ketua Umum LBH JANGKAR sekaligus Ketua Umum SSB TWINS, Andri Maulana, S.H., menegaskan bahwa program tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencetak pesepak bola.
“Kami ingin memberikan wadah yang positif agar anak-anak dapat mengembangkan bakat sekaligus belajar tentang disiplin, tanggung jawab, sportivitas dan kerja sama,” ujar Andri.
Menurutnya, pembinaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk lingkungan tumbuh yang sehat. Anak-anak membutuhkan ruang untuk menyalurkan energi, kreativitas, sekaligus membangun pertemanan yang positif.
Karena itu, SSB TWINS juga menjadi bagian dari langkah preventif LBH JANGKAR dalam mencegah anak dan remaja terjerumus dalam pergaulan negatif yang berpotensi membawa mereka berhadapan dengan persoalan hukum.
“Kami ingin mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik dan kegiatan-kegiatan yang dapat membawa mereka berhadapan dengan hukum. Pencegahan tentu lebih baik daripada kita baru melakukan pendampingan ketika persoalan hukum sudah terjadi,” jelasnya.
Andri menambahkan, kehadiran LBH JANGKAR di tengah masyarakat tidak harus selalu menunggu munculnya persoalan hukum. Menurutnya, upaya membangun masyarakat juga dapat dilakukan melalui pendidikan, pemberdayaan dan pembinaan sejak dini.
“LBH JANGKAR ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya ketika ada masalah hukum. Kami juga ingin melakukan pencegahan melalui program-program pemberdayaan, termasuk pembinaan anak dan remaja melalui SSB TWINS,” tambahnya.
Bukan Sekadar Bisa Menendang Bola
Dalam pelaksanaannya, peserta SSB TWINS akan mendapatkan pembinaan teknik dasar sepak bola sekaligus diarahkan untuk memahami nilai-nilai penting dalam kehidupan.
Disiplin saat latihan, menghargai pelatih dan teman, menjunjung sportivitas, bekerja dalam tim, bertanggung jawab serta memiliki mental yang kuat menjadi bagian dari proses pembinaan.
Dengan konsep tersebut, SSB TWINS diharapkan mampu melahirkan anak-anak yang tidak hanya memiliki kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang sehat, percaya diri dan memiliki karakter positif.
Pendaftaran SSB TWINS Dibuka
Bagi orang tua yang ingin memberikan aktivitas positif sekaligus mengembangkan bakat sepak bola putra-putrinya, SSB TWINS membuka kesempatan bagi peserta usia 7–15 tahun.
Lokasi latihan:
Lapangan ASBES Bakrie Building Industries (BBI)
Jl. Daan Mogot, RT 05/RW 10, Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Informasi pendaftaran:
WhatsApp 0852-8960-8553
SSB TWINS mengajak para orang tua untuk tidak sekadar melihat sepak bola sebagai permainan, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter dan masa depan anak.
Sebab, anak yang hari ini berlari mengejar bola di lapangan, bisa jadi sedang belajar mengejar masa depan yang lebih baik. (Dan)


