JAKARTA, infoDKJ.com | Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Provinsi DKI Jakarta menggelar Pengajian Bulanan Gerakan Perempuan Mengaji, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Dakwah 'Aisyiyah, Jalan Tebet Timur Dalam No. 4, Jakarta Selatan.
Rangkaian pengajian diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PWA DKI Jakarta, Dra. Hj. Sukmaini A., M.Ars.
"Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu 'Aisyiyah dari PDA dan PCA se-DKI Jakarta yang telah hadir di pengajian ini hingga kursi duduk pun ditambah berkali-kali dengan antusias jamaah di pengajian hari ini," ujar Sukmaini.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua PWA DKI Jakarta, Dra. Hj. Elo Al Bugis, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyoroti bencana yang terjadi di tengah masyarakat serta mengajak jamaah mengambil hikmah dari berbagai peristiwa.
"Hari Jum'at, 4 September 2026 anak Gunung Krakatau meletus mengeluarkan abu vulkanik hingga ke wilayah Jakarta. Seharusnya kita, 'Aisyiyah Jakarta akan menggelar kegiatan edukasi mencegah stunting akhirnya diundur hingga keadaan kondusif terutama efek debu abu vulkanik dari anak Gunung Krakatau dan semoga dengan kehadiran ibu-ibu di Pengajian 'Aisyiyah ini makin mempertebal imun tubuh kita menghadapi debu abu vulkanik dan semoga kita semua bisa ambil hikmah dan melaksanakan dari Pengajian 'Aisyiyah ini," jelas Dra. Elo.
Tausiyah: Semakin Baik Saat Usia Bertambah
Pengajian bulanan 'Aisyiyah kali ini diisi tausiyah oleh Ustadz Dr. Ir. H. Narmodo Rachmani, M.Ag., dengan tema "Semakin Baik Saat Usia Bertambah."
Dalam tausiyahnya, Dr. Narmodo mengingatkan jamaah bahwa pertambahan usia bukan sekadar perubahan angka, tetapi menjadi pengingat bahwa waktu hidup di dunia semakin berkurang.
"Bertambahnya usia adalah pengingat bahwa waktu hidup di dunia semakin berkurang dan menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan ketaatan serta amal saleh. Pertambahan usia berarti bertambahnya peluang untuk mengumpulkan pahala dan memperbaiki kesalahan masa lalu. Dan bertambah tua menandakan kehidupan dunia bersifat sementara, sehingga memotivasi diri untuk fokus pada bekalan akhirat," terang Dr. Narmodo.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan memperbanyak kebaikan dan memberikan manfaat bagi sesama.
"Allah bersumpah atas nama waktu dalam beberapa surat Al-Qur'an (seperti Surah Al-'Ashr) untuk menunjukkan betapa krusialnya elemen waktu bagi manusia dan tolok ukur umur yang baik adalah seberapa besar kebaikan dan manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain," tutup Dr. Narmodo.
Kegiatan Pengajian Bulanan Gerakan Perempuan Mengaji PWA DKI Jakarta tersebut menjadi momentum bagi para jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan amal saleh, serta menjadikan bertambahnya usia sebagai dorongan untuk terus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
(AZN)



