JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Semangat dan keceriaan ratusan siswa sekolah dasar (SD) se-Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mewarnai pelaksanaan Lomba Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) Tingkat SD se-Kecamatan Tambora yang digelar di GOR Tambora, Jalan Bandengan Utara 3, RW 12, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan semangat, kekompakan, kreativitas, sekaligus membangun budaya hidup sehat sejak usia dini.
Puluhan sekolah dasar turut ambil bagian dengan mengirimkan grup senam yang terdiri dari ratusan siswa-siswi. Dengan penuh antusias, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dan bersiap menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam lomba senam yang mengusung semangat Anak Indonesia Hebat.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Friska. Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ust. Jumnizar, S.Pd.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah pejabat dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Sambutan pertama disampaikan oleh Devi Rosmilawati, S.Pd., selaku Ketua Pelaksana, kemudian dilanjutkan Mas'udi, M.Pd., selaku K3S Kecamatan Tambora, serta Arif Darmawan, M.Pd., selaku Pengawas SD se-Kecamatan Tambora.
Selanjutnya, Zainal Abidin, S.Pd., M.M., selaku Kasatlak Kecamatan Tambora, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Arif Darmawan: Senam Bukan Sekadar Perlombaan
Dalam sambutannya, Arif Darmawan, M.Pd., selaku Pengawas SD se-Kecamatan Tambora, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Senam Anak Indonesia Hebat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang untuk mencari juara, tetapi merupakan bagian dari upaya membentuk generasi yang sehat, aktif, disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat kebersamaan.
Arif mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Anak-anak yang kami banggakan, hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kalian berani tampil, percaya diri, kompak dengan teman-teman, serta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kegembiraan.”
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Kalau nanti mendapatkan juara, tentu kita bersyukur dan bangga. Tetapi kalau belum menjadi juara, jangan berkecil hati. Karena keberanian untuk tampil, kekompakan, kedisiplinan dan semangat kalian dalam mengikuti kegiatan ini juga merupakan sebuah prestasi.”
Menurut Arif, olahraga harus menjadi bagian dari kehidupan anak-anak karena kesehatan merupakan modal penting dalam mendukung proses belajar dan meraih cita-cita.
“Anak Indonesia Hebat adalah anak yang sehat, anak yang berkarakter, anak yang disiplin, anak yang percaya diri dan anak yang memiliki semangat untuk terus belajar. Karena itu, mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan positif sejak dini.”
Resmi Dibuka
Pada kesempatan tersebut, Arif Darmawan juga menyampaikan penghargaan kepada para guru, kepala sekolah, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik di Kecamatan Tambora.
Setelah menyampaikan sambutan, Arif Darmawan, M.Pd. secara resmi membuka Lomba Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) Tingkat SD se-Kecamatan Tambora.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan semangat dan tepuk tangan dari para peserta dan pendamping sekolah. Puluhan grup senam kemudian bersiap mengikuti perlombaan dengan menampilkan gerakan terbaik mereka.
Lomba Senam Anak Indonesia Hebat diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi para siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas sekaligus memperkuat nilai-nilai kesehatan, disiplin, kekompakan, sportivitas, dan karakter positif.
Dengan semangat Anak Indonesia Hebat, para siswa SD se-Kecamatan Tambora menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus sehat, aktif, percaya diri, dan mampu bekerja sama. (Dan)



