JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kebon Jeruk menggelar seminar sekaligus peresmian kepengurusan periode 2026/2027 di Aula Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (7/11/2026).
Mengangkat tema “Membangun Generasi Pelajar yang Kritis, Peduli Sosial, dan Unggul dalam Pendidikan di Era Digital”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan kaderisasi sekaligus mendorong peran pelajar NU agar mampu berkontribusi bagi masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Kebon Jeruk, Pangestu Adji Swandhanu; Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Kebon Jeruk, Ustaz Achmad Zarkasih, M.Pd.; serta perwakilan jajaran Rois Syuriah MWCNU Kebon Jeruk.
Turut hadir perwakilan Pengurus Cabang (PC) IPNU-IPPNU Jakarta Barat, Fathurrahman dan Oktavia, yang bertugas melantik jajaran pengurus PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Kebon Jeruk.
Hadir pula Ketua PAC IPNU Kebon Jeruk, Muhammad Dahlan Sya'bani, bersama jajaran anggota, serta Ketua PAC IPPNU Kebon Jeruk, Aimee Faiqa, bersama para anggota.
Dalam sambutannya, Plt. Camat Kebon Jeruk, Pangestu Adji Swandhanu, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus IPNU dan IPPNU yang telah terpilih dan dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan kegiatan dan program yang memberikan dampak positif bagi kalangan pemuda di Kebon Jeruk.
Menurutnya, keberadaan organisasi kepemudaan seperti IPNU dan IPPNU diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu melahirkan kegiatan yang bermanfaat dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan serta masyarakat.
Sementara itu, perwakilan MWCNU Kebon Jeruk, Ustaz Achmad Zarkasih, M.Pd., memberikan motivasi kepada para kader agar menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian sekaligus pembelajaran untuk menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat.
Ia juga mendorong IPNU dan IPPNU untuk terus membangun sinergi dengan pihak Kecamatan Kebon Jeruk serta mempertahankan ideologi Nahdlatul Ulama, yakni Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja), sebagai landasan dalam berorganisasi dan menjalankan aktivitas sosial keagamaan.
Tema seminar yang diangkat juga menegaskan pentingnya membentuk pelajar yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kepekaan terhadap persoalan sosial, serta kecakapan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan teknologi, pelajar dituntut mampu memilah informasi, mengembangkan wawasan, serta menggunakan media digital secara bijak dan produktif.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU dan IPPNU Kebon Jeruk diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas kontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan kepemudaan.
Dengan kepengurusan periode 2026/2027, IPNU dan IPPNU diharapkan mampu melahirkan generasi muda Nahdliyin yang berilmu, berakhlak, memiliki kepedulian sosial, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Aswaja dalam menghadapi tantangan era digital.
(Yansen)





