Cianjur, infoDKJ.com | Malam di Pacet dan Cipanas biasanya sunyi. Angin pegunungan berembus pelan, dan lampu rumah-rumah menutup hari dengan tenang. Namun pada Senin malam (5/1/2026), ketenangan itu mendadak pecah.
Sebuah dentuman keras terdengar menggetarkan, diikuti cahaya merah yang muncul di langit. Dalam hitungan detik, suasana berubah: warga panik, pintu rumah terbuka, dan banyak orang berhamburan keluar dengan wajah tegang—mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Bagi sebagian warga, suara itu bukan sekadar “bunyi biasa”. Dentumannya terasa seperti ledakan. Cahaya merahnya membuat orang-orang menengadah dengan cemas. Banyak yang khawatir ada kejadian besar, ada bencana, atau sesuatu yang membahayakan.
“Tadi ada dentuman keras sekali, terus ada cahaya merah… kami langsung keluar rumah,” ujar salah satu warga yang tinggal di sekitar Cipanas.
Warga Menunggu di Luar, Takut Ada Susulan
Beberapa warga memilih berkumpul di depan rumah, berjaga, dan saling bertanya satu sama lain. Ada yang memegang ponsel, ada yang merekam, ada yang menelepon keluarga. Mereka takut suara susulan muncul—atau ada peristiwa lain yang menyusul.
Rasa cemas itu bisa dipahami. Pacet dan Cipanas berada di kawasan yang sering menghadapi potensi bencana alam, sehingga warga sangat peka terhadap tanda-tanda yang tidak biasa.
Namun sampai saat ini, kejadian itu masih menjadi tanda tanya besar.
BPBD Cianjur Telusuri: “Warga Tetap Tenang, Jangan Panik”
Merespons situasi tersebut, BPBD Kabupaten Cianjur langsung melakukan penelusuran untuk mencari sumber dentuman dan cahaya merah yang dilaporkan warga.
Kepala BPBD Cianjur, Karyadi, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan maupun spekulasi liar.
“Saat ini kami sedang mencari informasi terkait sumber dentuman dan cahayanya dari mana. Meski harus waspada, kami imbau warga tetap tenang dan tidak panik,” ujar Karyadi.
Ia juga menegaskan bahwa aparat akan terus mengumpulkan data di lapangan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Spekulasi Beredar, Aparat Minta Warga Tidak Menyimpulkan Sendiri
Di tengah rasa penasaran, spekulasi bermunculan. Sebagian warga menduga ada ledakan, ada aktivitas manusia, atau bahkan fenomena langit seperti meteor. Namun aparat menegaskan, hingga kini belum ada kepastian resmi.
BPBD meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi, karena kepanikan yang disulut hoaks seringkali lebih berbahaya daripada kejadian itu sendiri.
Update Sementara: Belum Ada Laporan Korban atau Kerusakan
Hingga berita ini disusun, BPBD menyatakan belum menerima laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut. Petugas masih terus menelusuri informasi dan memastikan situasi tetap kondusif.
Penutup: Satu Dentuman Bisa Mengubah Malam Jadi Tegang
Malam itu, satu dentuman membuat orang-orang tersadar betapa rapuhnya rasa aman. Warga Pacet dan Cipanas bukan sekadar “penasaran”—mereka sedang berusaha memastikan keluarga mereka selamat.
Kini masyarakat menunggu jawaban: dentuman itu berasal dari mana? cahaya merah itu apa?
Namun satu hal yang pasti:
di tengah ketidakpastian, ketenangan dan kewaspadaan adalah kunci.
(Angga)


