Jakarta Barat, infoDKJ.com | Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno melakukan kunjungan kerja ke Balai Kota Administrasi Jakarta Barat pada Senin (5 Januari 2026). Kunjungan ini menitikberatkan pada penguatan pelayanan publik, pemberdayaan UMKM, serta dukungan terhadap ruang-ruang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Rano Karno memulai rangkaian kegiatan dengan mengunjungi Walkot Farm, area edukasi pertanian perkotaan yang berada di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Di lokasi tersebut, Wagub tampak berinteraksi dengan anak-anak serta meninjau fasilitas yang dikembangkan sebagai ruang belajar dan rekreasi warga.
Dorong Walkot Farm Jadi Ruang Edukasi dan Interaksi Publik
Dalam kunjungannya, Rano Karno menilai Walkot Farm dapat menjadi contoh ruang publik yang tidak hanya hijau, tetapi juga memiliki fungsi edukasi bagi generasi muda.
“Ruang seperti Walkot Farm penting untuk memperkenalkan edukasi lingkungan sejak dini. Anak-anak bisa belajar mencintai alam dan terbiasa dengan pola hidup sehat,” ujar Rano Karno.
Sementara itu, salah satu perwakilan pengelola lokasi menyebut keberadaan Walkot Farm semakin diminati karena menjadi tempat edukasi ringan untuk sekolah, komunitas, maupun warga yang berkunjung.
Tinjau PTSP, Wagub Pastikan Pelayanan Cepat dan Ramah
Agenda berikutnya, Wagub Rano Karno mengunjungi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan berdialog dengan warga yang sedang mengurus layanan administrasi. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, terutama dalam aspek kecepatan, kejelasan prosedur, dan keramahan petugas.
“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Kita harus memastikan warga merasa terbantu, bukan dipersulit,” tegasnya.
Salah satu warga yang ditemui di lokasi mengapresiasi kunjungan tersebut karena menunjukkan perhatian langsung dari pimpinan daerah terhadap pelayanan di tingkat wilayah.
Kunjungi Dekranasda, UMKM Didukung Naik Kelas
Rano Karno juga meninjau Dekranasda Jakarta Barat, melihat langsung produk kerajinan lokal dan UMKM binaan yang dipromosikan melalui wadah tersebut. Wagub mendorong agar promosi produk lokal semakin diperkuat, baik melalui pameran, digitalisasi pemasaran, maupun kolaborasi lintas sektor.
“Produk UMKM Jakbar memiliki kualitas dan karakter. Tinggal kita perkuat pembinaan serta akses pasarnya agar benar-benar bisa naik kelas,” ujarnya.
Pihak Dekranasda menjelaskan bahwa pembinaan UMKM terus dilakukan melalui kurasi produk, pendampingan, hingga program promosi di berbagai kegiatan.
Sambangi Cafe Difabis, Simbol Jakarta yang Inklusif
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Cafe Difabis, ruang usaha yang memberi kesempatan kerja dan pelatihan bagi penyandang disabilitas. Kehadiran Wagub di lokasi tersebut menjadi bentuk dukungan langsung atas program inklusif yang terus dikembangkan Pemprov DKI.
“Jakarta harus menjadi kota yang memberi ruang dan kesempatan bagi semua warganya, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” kata Rano.
Pihak pengelola Cafe Difabis menyampaikan bahwa dukungan pemerintah menjadi faktor penting agar program pemberdayaan difabel semakin luas, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para pekerja difabel.
Ditutup Makan Siang Bersama Camat dan Lurah
Kegiatan kunjungan kerja Wagub Rano Karno ditutup dengan makan siang bersama, yang juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi informal. Pada kesempatan itu, camat dan lurah ikut berdialog langsung, menyampaikan dinamika wilayah serta kebutuhan pelayanan di lapangan.
Kunjungan kerja Wagub DKI Jakarta Rano Karno ke Balai Kota Jakarta Barat menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam memperkuat pelayanan publik, mendorong UMKM dan ekonomi kreatif, serta menghadirkan kota yang lebih inklusif dan ramah bagi seluruh warga.
(Mustofa)

