Kuningan, Jawa Barat — infoDKJ.com | Sejumlah warga Desa Cihideung Hilir, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (5/1/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan warga agar pengelolaan Dana Desa dan anggaran pemerintahan desa dilakukan secara terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat aktivitas massa dan arus kendaraan cukup ramai di ruas jalan desa, didominasi pengendara motor yang melintas. Situasi tersebut sempat membuat arus lalu lintas padat dan melambat, seiring meningkatnya konsentrasi warga di sekitar lokasi aksi.
Kronologi Aksi
Aksi warga berlangsung sejak siang hingga sore. Massa mendatangi titik-titik strategis desa dan mengarah ke area pemerintahan setempat dengan membawa aspirasi terkait penggunaan dana dan program desa. Warga menilai perlu adanya keterbukaan informasi agar masyarakat bisa mengetahui secara jelas realisasi anggaran, termasuk program pembangunan dan kegiatan yang menggunakan Dana Desa.
Aksi berlangsung terbuka dan menjadi perhatian warga sekitar, namun situasi tetap terkendali.
Tuntutan Warga
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan utama, di antaranya:
- Transparansi Dana Desa dan APBDes secara terbuka kepada publik.
- Laporan rinci realisasi pembangunan, pengadaan, bantuan sosial, serta belanja rutin.
- Pelibatan masyarakat melalui musyawarah desa yang lebih terbuka dan objektif.
- Jika diperlukan, warga meminta audit/penelusuran ulang oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan kecurigaan dan konflik berkepanjangan.
Warga menilai keterbukaan ini bukan untuk mencari masalah, melainkan untuk menjaga kepercayaan serta memastikan anggaran desa benar-benar kembali kepada masyarakat.
Respons Pemdes dan Aparat
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi rinci yang disampaikan kepada media terkait hasil akhir aksi hari ini. Namun berdasarkan pola penanganan yang biasa dilakukan pada aksi serupa, pihak pemerintah desa umumnya akan menempuh langkah:
- membuka ruang audiensi,
- menyampaikan laporan realisasi anggaran,
- serta melibatkan BPD dan unsur kecamatan untuk mediasi.
Aparat keamanan dan unsur kewilayahan juga tampak menjaga situasi agar kondusif serta memastikan aksi berlangsung tertib, tanpa menimbulkan kericuhan.
Penutup
Aksi warga Desa Cihideung Hilir menjadi gambaran meningkatnya kesadaran masyarakat desa terhadap hak memperoleh informasi publik, khususnya terkait pengelolaan Dana Desa. Warga berharap pemerintah desa merespons dengan transparan agar tidak muncul konflik sosial dan agar pembangunan desa berjalan sesuai harapan bersama.
(Red)


