Jakarta Barat, infoDKJ.com | Lurah Pekojan Sulistiowati menegaskan kepemimpinan di tingkat akar rumput dengan memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Jaga Jakarta Bersih di RW 01 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi bukti konkret bagaimana kebijakan strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dijalankan secara nyata hingga ke lingkungan warga.
Sejak pagi hari, Sulistiowati hadir di lapangan, memastikan seluruh unsur aparatur, teknis, dan masyarakat bergerak dalam satu komando. Kepemimpinan lapangan ini mencerminkan peran lurah bukan hanya sebagai administrator wilayah, tetapi sebagai penggerak perubahan sosial dan lingkungan.
Didampingi jajaran kelurahan, Sulistiowati mengonsolidasikan lintas perangkat daerah, mulai dari unsur perencanaan, pengelolaan keuangan, hingga perangkat teknis seperti Satpel SDA, Gulkarmat, Satpol PP, Babinsa, Satpel Lingkungan Hidup, dan PPSU. Sinergi ini diperkuat dengan keterlibatan aktif warga RW 01.
“Gerakan Jaga Jakarta Bersih adalah mandat kebijakan Pemprov DKI yang harus diwujudkan secara nyata. Pemerintah kelurahan hadir untuk memastikan kebijakan tersebut benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Sulistiowati.
Sekitar 60 warga bersama Ketua RW 01, LMK, para Ketua RT 001–010, tokoh masyarakat, kader Dawis, dan Jumantik ikut ambil bagian dalam kerja bakti. Kolaborasi ini memperlihatkan kuatnya legitimasi kepemimpinan kelurahan di mata masyarakat.
Hasil kegiatan menunjukkan capaian terukur, yakni terkumpulnya 4 meter kubik sampah organik, 3 meter kubik sampah anorganik, dan 1 meter kubik sampah residu, termasuk pembersihan saluran air dan jalan lingkungan. Seluruh sampah langsung diangkut menggunakan armada resmi pemerintah daerah.
Menurut Sulistiowati, perubahan wilayah harus dimulai dari keteladanan pemimpin dan partisipasi warga.
“Wilayah yang bersih lahir dari kepemimpinan yang mau turun langsung dan warga yang mau bergerak bersama,” tegasnya.
Pelaksanaan Gerakan Jaga Jakarta Bersih di Pekojan ini memperkuat posisi kelurahan sebagai garda terdepan implementasi kebijakan Pemprov DKI Jakarta, sekaligus menunjukkan bagaimana kepemimpinan di tingkat bawah dapat menjadi fondasi keberhasilan pembangunan kota secara berkelanjutan.
(Red)
.jpeg)


.jpeg)