Jakarta Barat, infoDKJ.com – Di tengah dinamika kehidupan modern yang kian kompleks, upaya menghadirkan nilai-nilai keislaman yang menyejukkan terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan yang digelar Majelis Nur Elfath di bawah bimbingan Habib Ibrahim bin Abubakar Al Attas.
Melalui momentum Halal Bihalal, majelis ini tidak hanya mempererat tali ukhuwah Islamiyah, tetapi juga meneguhkan komitmen dakwah yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Habib Ibrahim Al Attas menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperkuat persatuan sekaligus melanjutkan perjuangan dakwah para ulama terdahulu.
“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk mempererat ukhuwah dan meneguhkan arah perjuangan dakwah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan pendekatan yang santun dan penuh hikmah, Majelis Nur Elfath berupaya menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin), termasuk di lingkungan yang memiliki tantangan sosial cukup kompleks.
Tidak hanya melalui kajian keagamaan, majelis ini juga aktif menjalankan program sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Di antaranya melalui pembagian sembako dan makanan kepada jamaah yang membutuhkan.
Habib Ibrahim menyampaikan, kegiatan sosial tersebut telah berjalan secara konsisten selama kurang lebih satu tahun, dengan dukungan dari Yayasan Al Uswah.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Untuk hari Minggu kami fokus pada pembagian sembako kepada jamaah yang sudah terdata, sedangkan hari Selasa kami menyediakan makanan yang dibagikan setelah kajian selesai,” jelasnya.
Kehadiran majelis ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu jamaah, Aden, mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang dilakukan.
“Alhamdulillah, saya baru merasakan majelis seperti ini. Tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membantu jamaah dengan makanan dan sembako,” ungkapnya.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Kota Bambu Selatan, yang mencerminkan adanya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, acara ini menjadi ruang refleksi dan konsolidasi, sekaligus menegaskan bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui lisan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui berbagai program sosial, santunan, dan pembinaan umat, Majelis Nur Elfath terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.
Para jamaah pun berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, serta mendoakan agar Habib Ibrahim dan para donatur senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, dan kemudahan dalam setiap urusannya.
Di tengah tantangan zaman, langkah kecil seperti ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan perubahan besar—menghidupkan kembali semangat dakwah yang penuh hikmah serta menebarkan keberkahan di tengah kehidupan sosial masyarakat. (IH)




