JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di Kampung Pancasila RW 02 Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Salah satunya diwujudkan melalui keberadaan PAUD Bintang Ceria yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat dengan konsep pendidikan inklusif, humanis dan penuh semangat kebersamaan.
PAUD Bintang Ceria yang berada di lingkungan Sekretariat Kampung Pancasila RW 02 Pekojan ini menjadi ruang belajar bagi anak-anak dari berbagai latar belakang suku, etnis, ras dan agama untuk tumbuh bersama dalam suasana penuh toleransi dan saling menghormati.
Menariknya, operasional PAUD tersebut menerapkan sistem subsidi silang, di mana siswa dari keluarga mampu membantu menopang biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu. Bahkan anak-anak yatim dan keluarga prasejahtera dibebaskan dari iuran pendidikan bulanan sebesar Rp75 ribu per bulan.
Dengan semangat kebersamaan itu, tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.
PAUD Bintang Ceria saat ini mendidik sebanyak 48 siswa aktif dengan tenaga pengajar profesional yang telah tersertifikasi dan memiliki pengalaman mengajar lebih dari lima tahun.
Selain itu, lembaga pendidikan ini juga telah terdaftar resmi di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia dengan akreditasi B serta rutin menerima bantuan dana BOS sejak tahun 2022.
Guru PAUD, Ani, yang akrab disapa murid-murid dengan panggilan “Umi Ani”, mengatakan bahwa pendidikan usia dini bukan hanya soal membaca dan berhitung, tetapi juga membangun karakter anak sejak kecil.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, saling menghargai, peduli sesama dan percaya diri. Di sini mereka belajar bermain, belajar berteman tanpa membeda-bedakan suku maupun agama,” ujar Umi Ani, Jumat (15/5/2026).
Ia juga menyampaikan rasa bangga karena masyarakat sekitar ikut mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di lingkungan Kampung Pancasila.
“Yang membuat kami terharu adalah kepedulian warga. Anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu tetap bisa sekolah dengan nyaman karena ada semangat saling membantu di lingkungan ini,” tambahnya.
Ketua RW 02 Pekojan, Acep Budi Wijaya, menegaskan bahwa keberadaan PAUD Bintang Ceria merupakan bagian dari upaya membangun generasi masa depan yang berkarakter Pancasila.
“PAUD ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga tempat menanamkan nilai toleransi, gotong royong dan cinta lingkungan sejak usia dini. Kami ingin anak-anak di Kampung Pancasila tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus memiliki kepedulian sosial,” ungkap Acep.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan proses belajar juga menjadi perhatian utama karena lokasi PAUD berada di komplek Sekretariat Kampung Pancasila yang didukung pengamanan lingkungan dan petugas Linmas yang rutin mendapatkan pembinaan dari Koramil Tambora.
Ke depan, PAUD Bintang Ceria juga akan memperkenalkan program ketahanan pangan dan pemilahan sampah kepada para siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Langkah sederhana yang tumbuh dari lingkungan masyarakat ini menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas tidak selalu lahir dari fasilitas mewah, melainkan dari kepedulian, kebersamaan dan semangat membangun masa depan anak-anak Indonesia tanpa diskriminasi.
(Dan)



