JAKARTA BARAT, infoDKJ.com | Karang Taruna dan Pengurus RW 07 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim di Sekretariat RW 07 Pekojan, Sabtu (7/3/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB ini berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan dengan melibatkan unsur pengurus wilayah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 29 anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial Karang Taruna dan Pengurus RW 07 di bulan suci Ramadan. Selain menjadi momentum berbagi, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pengurus wilayah dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 07 Yanuar beserta jajaran pengurus, LMK RW 07 Barok, para Ketua RT dan pengurus wilayah, tokoh agama Ustadz Mumu dan Habib Mu, tokoh masyarakat H. Rusdi, serta warga RW 07 Pekojan.
Ketua RW 07 Yanuar mengatakan kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini merupakan agenda kebersamaan yang diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.
“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus memperkuat silaturahmi antarwarga di RW 07,” ujar Yanuar.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari agenda tahunan berkelanjutan sebagai bagian dari budaya gotong royong yang telah lama tumbuh di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, LMK RW 07 Barok mengapresiasi inisiatif karang taruna dan pengurus wilayah dalam menyelenggarakan kegiatan yang bernilai sosial dan keagamaan tersebut.
“Ini adalah bentuk kepedulian nyata masyarakat kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain membantu mereka yang membutuhkan, juga memperkuat hubungan antara warga dan pengurus wilayah,” kata Barok.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan semakin meriah ketika tokoh masyarakat H. Rusdi mengadakan kuis berhadiah bagi anak-anak dan warga yang hadir. Kegiatan tersebut menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Mumu menjelang waktu azan Maghrib, sebelum para peserta melaksanakan buka puasa bersama.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Warga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Laporan: Barok



