Jakarta Barat, infoDKJ.com | Pembina Lembaga Bantuan Hukum Jawara Advokasi dan Penegakan Keadilan Rakyat (LBH JANGKAR) sekaligus Pembina Media Detikline, Jap Tjok Wey (Awi), menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak kebakaran dengan turun langsung meninjau lokasi musibah di Jalan Krendang Barat Gang 2 No. 3 RT 12 RW 05, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (29/5/2026).
Kehadiran Jap Tjok Wey bersama jajaran Polsek Tambora yang dipimpin Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K., serta pengurus dan anggota LBH JANGKAR menjadi wujud nyata solidaritas terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit pascakebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan kemanusiaan berupa sembako, pakaian layak pakai, sarung, dan kasur disalurkan kepada para korban untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak mereka.
Namun bagi Jap Tjok Wey, bantuan materi bukanlah satu-satunya solusi. Menurutnya, musibah kebakaran yang kerap terjadi di kawasan permukiman padat harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya langkah-langkah pencegahan.
"Jangan sampai kita hanya hadir ketika musibah sudah terjadi. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun budaya waspada terhadap potensi kebakaran. Edukasi soal keamanan instalasi listrik, penggunaan regulator gas yang sesuai standar, hingga pemeriksaan rutin peralatan rumah tangga harus terus digencarkan," tegas Jap Tjok Wey di sela kegiatan.
Pria yang akrab disapa Awi itu menilai, upaya pencegahan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, organisasi sosial, dan media massa.
Menurutnya, kawasan padat penduduk seperti Tambora memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang tinggi sehingga membutuhkan perhatian serius dan langkah antisipatif yang berkelanjutan.
Selain menyoroti pentingnya edukasi, Jap Tjok Wey juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Tambora, unsur Tiga Pilar, relawan, dan masyarakat yang bergerak cepat membantu korban.
"Kita patut mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang turun membantu warga. Inilah wajah gotong royong yang sesungguhnya. Ketika ada saudara kita tertimpa musibah, semua perbedaan melebur menjadi satu semangat kemanusiaan," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal LBH JANGKAR yang juga Pemimpin Redaksi Detikline, Lala Komalawati, menegaskan bahwa kehadiran organisasi yang dipimpinnya merupakan bagian dari komitmen sosial untuk selalu berada di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.
"Kami ingin memastikan para korban tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan kerugian yang dialami, tetapi setidaknya dapat membantu meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk bangkit kembali," kata Lala.
Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Ketua Umum YLBH JANGKAR Andri Maulana, S.H., Bendahara Umum H. Miptahudin, S.H., Katim Ipang, Pembina Ramdani Anshori Muslim, Satrio Anggoro, serta jajaran pengurus dan anggota LBH JANGKAR lainnya.
Di tengah duka yang masih dirasakan para korban, kehadiran Jap Tjok Wey dan rombongan membawa pesan kuat bahwa kepedulian sosial tidak boleh berhenti pada simpati semata, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata, edukasi berkelanjutan, dan semangat gotong royong untuk membantu sesama bangkit dari musibah. (Red)


