Jakarta Barat, infoDKJ.com | Di tengah duka yang masih menyelimuti warga korban kebakaran di Jalan Krendang Barat Gang 2 No. 3 RT 12 RW 05, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, kehadiran Lembaga Bantuan Hukum Jawara Advokasi dan Penegakan Keadilan Rakyat (LBH JANGKAR) menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Dipimpin langsung oleh Ketua Umum YLBH JANGKAR Andri Maulana, S.H., jajaran pengurus dan pembina LBH JANGKAR turun ke lokasi kebakaran pada Jumat (29/05/2026) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran Polsek Tambora yang selama ini aktif melakukan pengamanan dan pendampingan terhadap korban.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, pakaian, sarung, serta kasur yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal Lala Komalawati, Bendahara Umum H. Miptahudin, S.H., Katim Ipang, serta para Pembina LBH JANGKAR, yakni Jap Tjok Wey (Awi), Ramdani Anshori Muslim, dan Satrio Anggoro, beserta jajaran pengurus dan anggota lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum YLBH JANGKAR Andri Maulana, S.H. menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada advokasi dan pendampingan hukum, tetapi juga memiliki komitmen sosial untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
"Kami turut merasakan kesedihan yang dialami warga korban kebakaran. Kehadiran LBH JANGKAR di sini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban serta menjadi penyemangat agar mereka dapat bangkit kembali," ujar Andri Maulana.
Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi landasan bersama dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Karena itu, LBH JANGKAR akan terus berupaya hadir dan memberikan kontribusi nyata dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Pembina LBH JANGKAR Jap Tjok Wey (Awi) menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif terkait mitigasi dan pencegahan kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
"Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Selain memberikan bantuan kepada korban, edukasi mengenai pencegahan kebakaran harus terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik maupun penggunaan peralatan rumah tangga," ungkap Awi.
Awi yang juga dikenal sebagai Pembina Media detikline.com turut mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak, mulai dari petugas pemadam kebakaran, unsur Tiga Pilar, relawan, hingga masyarakat yang bahu-membahu membantu proses penanganan kebakaran sejak awal kejadian.
Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, jajaran Polsek Tambora yang dipimpin Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K. juga hadir mendampingi proses penyaluran bantuan. Kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan unsur Tiga Pilar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi terdampak kebakaran.
Menurut AKP Wahyu Hidayat, sinergi antara aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan lembaga sosial seperti LBH JANGKAR merupakan kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan warga pascabencana.
Kehadiran LBH JANGKAR bersama Polsek Tambora mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu dan merasa tidak sendiri menghadapi cobaan yang tengah mereka alami.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, LBH JANGKAR kembali menegaskan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak dalam bidang bantuan hukum dan penegakan keadilan, tetapi juga aktif membangun kepedulian sosial, memperkuat solidaritas kemasyarakatan, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Hukum untuk keadilan, kemanusiaan untuk kebersamaan." Semangat itulah yang terus diwujudkan LBH JANGKAR dalam setiap langkah pengabdiannya kepada masyarakat. (Red)




