Jakarta Barat, infoDKJ.com | Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus menumbuhkan semangat hijrah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kepedulian sosial, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Tamansari menggelar kegiatan "Semarak Muharram 1448 H dan Santunan Anak Yatim" yang dirangkaikan dengan Pembukaan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Tamansari.
Kegiatan yang berlangsung di depan Pos RW 05, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, ini dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan, Polsek Metro Tamansari, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran GP Ansor dan Banser, serta masyarakat yang memadati lokasi dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tahlil, dan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah ï·º. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan para tokoh, tausiyah keagamaan, penyerahan santunan kepada anak yatim, serta ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa dan masyarakat.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tamansari, Sahabat Karno, mengatakan bahwa Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momentum untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
"Semarak Muharram ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mengawali perjalanan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Tamansari sebagai pusat dakwah, pembinaan umat, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap majelis ini menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, serta memperkuat semangat menjaga persatuan bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 05 Kelurahan Krukut yang juga Penasehat GP Ansor Tamansari menyampaikan apresiasi atas berdirinya Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor.
"Kami menyambut baik kehadiran majelis ini sebagai wadah silaturahmi, pembinaan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Semoga menjadi cahaya yang terus menghidupkan semangat kebersamaan serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat," tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Tamansari yang mewakili Camat Tamansari. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan mendukung penuh berbagai kegiatan yang membangun karakter masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis, aman, religius, dan penuh keberkahan."
Pada kesempatan yang sama, Kanit Binmas Polsek Metro Tamansari, Eko, mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan membangun generasi yang berakhlak mulia.
Menurutnya, hijrah harus diwujudkan melalui perubahan perilaku yang lebih baik, menjauhi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, tokoh agama, masyarakat, dan aparat dalam menciptakan generasi yang beriman, disiplin, cinta tanah air, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Perwakilan Lurah Krukut juga berharap kegiatan tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak gerakan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Puncak acara diisi tausiyah oleh KH Ahmad Saman, S.Pd. dengan tema Hijrah Ma'nawiyyah, yakni hijrah yang sesungguhnya berupa perubahan hati dan perilaku menuju ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan meninggalkan kemaksiatan, bertaubat dengan taubatan nasuha, memperbaiki akhlak, serta menempuh kehidupan yang dipenuhi keimanan, amal saleh, dan ketakwaan.
Beliau mengutip sabda Rasulullah ï·º:
"Seorang muslim adalah orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. Dan seorang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah."
(HR. Bukhari dan Muslim).
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa makna hijrah harus tercermin dalam perubahan sikap, tutur kata, dan perbuatan sehingga mampu menghadirkan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, agama, bangsa, dan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Saefuddin Adjie, Ketua MUI Kecamatan Tamansari, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus implementasi ajaran Islam untuk saling berbagi, khususnya di bulan Muharram yang penuh keberkahan.
Melalui kegiatan Semarak Muharram 1448 H dan Pembukaan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Tamansari, PAC GP Ansor Kecamatan Tamansari menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan dakwah, sosial, dan kemasyarakatan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah, memperkuat persatuan umat, menanamkan semangat cinta tanah air, serta membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. []


